Get in touch
By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Cara Mengukur dan Memantau Kinerja Kurir dalam Logistik

Cara Mengukur dan Memantau Kinerja Kurir dalam Logistik

Mengukur dan memantau kinerja kurir dalam logistik menjadi suatu hal yang tak boleh terlewatkan untuk dilakukan. Hal ini karena kurir menjadi ujung tombak dari kepuasan pelanggan dan ketepatan pengiriman. Untuk itu, dalam kinerja, terdapat beberapa key performance indicators (KPIs) yang menjadi sarana untuk megukur setiap tugas yang dilaksanakan. Dengan menganalisis dan memahami kinerja pengiriman, Anda bisa mendapatkan akses ke wawasan yang diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat, menyederhanakan proses, dan mengoptimalkan sumber daya, sehingga memperoleh kemampuan untuk menyempurnakan layanan agar selaras dengan permintaan pelanggan dan melampaui harapan mereka. Berikut cara mengukur dan memantau kinerja kurir dalam bisnis yang dapat Anda ketahui;

1. Pengiriman tepat waktu dan akurat

[caption id="attachment_5762" align="aligncenter" width="700"]

ilustrasi logisitk

Ilustrasi logistik (unsplash.com)[/caption]Pengiriman produk adalah fungsi utama industri logistik dan pengiriman tepat waktu memainkan peran yang sangat penting di dalamnya. Sedikit keterlambatan dalam pengiriman dapat mengganggu fungsinya. Oleh karena itu, kurir harus sangat tepat waktu dalam hal pengiriman.Selain itu, jumlah pengiriman yang diselesaikan secara akurat juga menjadi ukuran keberhasilan yang sangat berharga karena menyoroti efisiensi dan efektivitas operasi pengiriman suatu bisnis. Dalam hal ini, perlu adanya metrik yang memberi tahu kita berapa banyak pengiriman yang telah selesai, namun juga menunjukkan perencanaan yang cermat, pelaksanaan yang cermat, dan komitmen untuk memenuhi janji yang dibuat kepada pelanggan. Dengan memantau secara ketat metrik ini, logistik dapat secara proaktif mengidentifikasi kendala kapasitas dan mengalokasikan sumber daya secara efisien untuk mempertahankan tingkat layanan yang konsisten.Baca juga: Pengiriman Logistik: Pengertian dan Jenis-jenisnya

2. First attempt delivery rate

[caption id="attachment_5705" align="aligncenter" width="700"]

logistik

Ilustrasi pengiriman (unsplash.com)[/caption]Adanya KPI ini mengukur persentase pengiriman yang berhasil diselesaikan pada upaya pengiriman awal, tanpa memerlukan pengiriman ulang atau upaya tambahan. Tingkat pengiriman percobaan pertama yang tinggi menandakan proses pengiriman yang terorganisir dengan baik dan efisien yang tidak hanya menghemat waktu dan sumber daya namun juga meningkatkan kepuasan pelanggan.Setiap pengiriman yang berhasil pada percobaan pertama tidak hanya meminimalkan biaya operasional tetapi juga memberikan pengalaman yang lancar dan positif bagi pelanggan. Keberhasilan eksekusi ini merupakan hasil keselarasan yang harmonis antara routing yang efektif, penjadwalan yang akurat, dan perencanaan yang cermat. Dalam hal ini, rute yang dioptimalkan dan jadwal yang terkoordinasi dengan baik memastikan personel pengiriman dapat mencapai tujuan mereka dengan tepat dan penundaan minimal. Dengan merencanakan rute pengiriman secara strategis menggunakan MileApp dan memperhitungkan data lalu lintas secara real-time, bisnis dapat meningkatkan peluang menyelesaikan pengiriman pada upaya pertama, sehingga menghemat waktu dan mengurangi biaya bahan bakar.

3. Mengelola musim puncak

[caption id="attachment_4685" align="aligncenter" width="700"]

logistik

Ilustrasi logistik (unsplash.com)[/caption]Adanya musim puncak seperti, lebaran, natal, tahun baru, hingga tanggal kembar, membuat kinerja kurir perlu dimonitor secara lebih ketat. Kegagalan menangani pesanan pada jam-jam sibuk menyebabkan banyak logistik gagal, dan menghadapi kerugian modal yang besar. Untuk itu, disaat-saat ini penting untuk mengetahui kemampuan logistik Anda.

4. Waktu rata-rata per pengiriman

[caption id="attachment_4698" align="aligncenter" width="700"]

pengiriman

Ilustrasi pengiriman (unsplash.com)[/caption]Cara mengukur dan memantau kinerja kurir lainnya adalah dengan mengetahui metrik waktu rata-rata per pengiriman. Hal ini memberikan wawasan berharga mengenai efisiensi proses pengiriman bisnis. Metrik utama ini mengukur durasi rata-rata yang diperlukan untuk menyelesaikan pengiriman dari saat barang meninggalkan pusat pemenuhan hingga tiba di depan pintu pelanggan. Dalam hal ini, logistik dapat menggunakan metrik untuk menetapkan tolok ukur kinerja, mengukur kemajuan, dan membandingkan kinerja dalam periode waktu yang berbeda.

5. Menangani produk yang rusak

[caption id="attachment_4236" align="aligncenter" width="700"]

logistik

Ilustrasi pengiriman balik (unsplash.com)[/caption]Setiap logistik pasti pernah menghadapi produk yang rusak di beberapa titik dalam bisnianya. Hal ini penting untuk dipahami darimana asal kerusakan tersebut, apakah kerusakan tersebut merupakan kerusakan yang sudah ada atau kerusakan gudang. Dengan mengetahui hal tersebut, membantu dalam menentukan kinerja kurir agar mereka dapat berhati-hati terhadap kesalahan penanganan di masa depan.Baca juga: Bappenas Targetkan Biaya Logistik Efisien, Turun 9% di 2045Itu dia beberapa cara mengukur dan memantau kinerja kurir. Pengiriman yang efisien dan tepat waktu menjadi kunci untuk memuaskan pelanggan dan menjaga keunggulan kompetitif. Dalam hal ini, MileApp dapat menjadi platfrom yang mendukung pemantauan secara real-time dengan fitur-fiturnya yang lengkap. Coba MileApp sekarang dengan klik sign up di sini agar Anda #GoExtraMile. Sumber:

  • ithinklogistics.com