Get in touch
By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Ancaman Keamanan Transportation Management System (TMS)

Ancaman Keamanan Transportation Management System (TMS)

Transportation Management System (TMS) telah membawa perubahan revolusioner dalam industri logistik dan distribusi, tepatnya dalam hal pengiriman. Perubahan yang dibawa oleh sistem ini memudahkan perusahaan untuk memanajemen operasional transportasi secara keseluruhan.Meski demikian mudahnya, Transportation Management System sama seperti teknologi lainnya yang juga menghadapi tantangan akan ancaman terhadap keamanan. Hal ini tentu perlu diwaspadaim, mengingat keamanan menjadi aspek yang sangat penting dalam penerapan TMS untuk melindungi data, jaringan, dan sistem yang terlibat dalam rantai pasok. Setidaknya ada beberapa ancaman keamanan Transportation Management System yang perlu dihadapi. Ini ulasannya!

1. Ancaman siber terhadap kendaraan terhubung

[caption id="attachment_4638" align="aligncenter" width="700"]

Transportation Management System

Ilustrasi Transportation Management System (unsplash.com)[/caption]Dalam era transportasi yang semakin terhubung, kendaraan dilengkapi dengan teknologi canggih yang memungkinkan komunikasi real-time dengan Transportation Management System. Adanya hal ini tentu memudahkan manajer transportasi dalam berkomunikasi dengan kurir yang berada dilapangan. Namun demikian, hal ini juga, secara tidak langsung, membuka pintu bagi serangan siber terhadap kendaraan dan sistem Transportation Management System itu sendiri. Ancaman ini dapat mencakup peretasan sistem kendaraan, mengganggu operasi kendaraan, atau mengakses data sensitif melalui jaringan terhubung. Hal terburuk yang dapat terjadi adalah ‘pembajakan’ kendaraan. Baca juga: Proses implementasi Transportation Management System (TMS) di MileApp

2. Perlindungan data pribadi

[caption id="attachment_5511" align="aligncenter" width="700"]

data and privacy

Ilustrasi data and privacy (pinterest.com)[/caption]Transportation Management System juga mengumpulkan dan menyimpan data sensitif, termasuk informasi pribadi pelanggan, data logistik, dan informasi bisnis lainnya. Hal ini, tak dapat dipungkiri, berisiko terancam peretasan, di mana terdapat celah bagi peretas untuk mengakses informasi pelanggan atau data bisnis yang rahasia. Pelanggaran data dapat berdampak serius pada reputasi perusahaan dan kepercayaan pelanggan.

3. Ketahanan jaringan

[caption id="attachment_4749" align="aligncenter" width="700"]

Transportation Management System

Ilustrasi menggunakan Transportation Management System (unsplash.com)[/caption]Sistem otomatisasi manajemen kendaraan ini beroperasi melalui jaringan yang terintegrasi ke berbagai perangkat dan sistem. Integrasi yang terjadi ini bisa jadi menimbulkan ancaman, yang meliputi serangan Distributed Denial of Service (DDoS). DDoS adalah sebuah serangan siber yang berusaha untuk membuat sebuah layanan daring, server, jaringan, atau situs web tidak berfungsi. Ini dilakukan dengan cara memperbanyak lalu lintas internet dari berbagai sumber. Hal itu akan membuat target tidak dapat diakses, sehingga terjadi gangguan operasional, penurunan kinerja sistem atau paling buruk kehilangan data. Baca juga: Panduan Memilih Transportation Management System (TMS) yang Tepat

4. Kecerdasan buatan dan manajemen keamanan

[caption id="attachment_5585" align="aligncenter" width="700"]

Transportation Management System

Ilustrasi gangguan Transportation Management System (unsplash.com)[/caption]Beberapa Transportation Management System telah menggunakan kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan rute, memprediksi permintaan, dan mengelola persediaan. Namun, adanya hal ini juga dapat menjadi tantangan Transportation Management System. Pasalnya, hal ini menjadi sasaran serangan yang bertujuan untuk mengubah data atau mengacaukan proses manajemen logistik. Ketika hal demikian terjadi, maka kepuasan pelanggan menjadi hal yang dipertaruhkan karena manajemen armada terganggu.

5. Ketergantungan pada infrastruktur teknologi

[caption id="attachment_5586" align="aligncenter" width="700"]

infrastruktur teknologi

Ilustrasi infrastruktur teknologi (unsplash.com)[/caption]Layaknya sebuah Transportation Management System, tentu bergantung pada infrastruktur teknologi seperti cloud computing dan konektivitas internet. Ketergantungan terhadap dua hal tersebut bisa menjadi ancaman bagi keamaan ketika terdapat gangguan dalam infrastruktur ini, seperti pemadaman listrik atau gangguan internet. Hal ini dapat menyebabkan ketidaktersediaan Transportation Management System dan mengganggu operasi distribusi. Baca juga: Proses implementasi Transportation Management System (TMS) di MileAppDari seluruh ancaman keamanan tersebut, Anda dapat mengetahui bahwa perlu kehati-hatian tinggi dalam memilih Transportation Management System. Usahakan untuk memilih sistem TMS yang memiliki proteksi ketat dan tim support untuk menangani ketika terjadi hal yang tidak diinginkan di atas. MileApp menjadi field appTransportation Management System yang memiliki sistem keamanan terjamin yang bisa Anda pilih. Yuk coba sekarang agar #GoExtraMile.Sumber:

  • Onenetwork.com
  • radixweb.com