MileApp
Logistics

Mengenal Apa itu Transportation Management System

Mengenal Apa itu Transportation Management System

Seiring dengan berkembangnya transportasi, kebutuhan akan sistem manajemen transportasi semakin tinggi. Transport Management System adalah suatu sistem yang sangat penting untuk menjawab berbagai tantangan dalam logistik dan transportasi.TMS ini dipakai untuk meningkatkan kemampuan logistics menjadi lebih baik dan meminimalisir biaya transportasi. Apa saja kegunaan dari TMS ini? Berikut akan kami bahas secara lengkap mulai dari pengertian, komponen, keuntungan dan implementasi TMS ini.

Pengenalan Sistem Transportation Management System

penggambaran tentang bagaimana transport management system bekerja

Ilustrasi transport management system:(sumber : freepik)

1. Apa itu Sistem Transportation Management System

Transport Management System (TMS) adalah sebuah sistem yang dirancang untuk membantu mengatur dan mengelola transportasi dalam suatu wilayah atau kawasan.Sistem ini mencakup pengaturan dan pengawasan terhadap segala aspek transportasi, mulai dari pengaturan rute, jadwal, hingga keamanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi.

2. Tujuan Sistem Transportation Management System

Tujuan utama dari Sistem Manajemen Transportasi adalah untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keamanan dalam penggunaan transportasi logistics. Sistem ini juga bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, mempercepat waktu perjalanan, serta mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan.

3. Bagaimana Sistem Manajemen Transportasi membantu dalam manajemen transportasi?

Sistem Manajemen Transportasi bekerja dengan mengumpulkan dan menganalisis data mengenai transportasi logistics di suatu wilayah. Data tersebut kemudian diolah dan dirancang supaya jadwal, rute, dan penggunaan moda transportasi lebih optimal.Selain itu, TMS juga bisa mengkoordinasikan berbagai jenis moda transportasi yang ada, seperti bus, kereta api, atau taksi online, jadi pengguna jasa transportasi bisa memilih transportasi yang paling nyaman, efisien, dan efektif.Baca Juga: Transportation Management System (TMS) vs Fleet Management System (FMS): Mana yang Dibutuhkan oleh Bisnis Anda?

Komponen Transportation Management System

1. Transport Management Center (TMC)

TMC merupakan pusat pengendalian dan pengaturan transportasi yang berfungsi untuk mengawasi dan mengontrol lalu lintas di suatu wilayah. TMC biasanya dilengkapi dengan teknologi informasi seperti kamera CCTV, sensor lalu lintas, dan sistem pemantauan kendaraan yang terhubung ke satelit.Dengan TMC, petugas bisa melakukan pemantauan secara real-time terhadap lalu lintas dan mengambil tindakan jika terjadi kemacetan atau kecelakaan.

2. Transport Resource Management (TRM)

TRM berfungsi untuk mengatur dan memanajemen sumber daya logistik dan transportation seperti armada kendaraan dan personil yang terkait. Sistem ini berfungsi untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan memastikan bahwa setiap kendaraan dan personel bekerja secara efisien dan efektif.

3. Intelligent Transport System (ITS)

ITS merupakan teknologi yang terintegrasi dalam TMS untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keselamatan dalam transportasi. ITS mencakup berbagai teknologi seperti sistem informasi penumpang, sistem pembayaran elektronik, sistem pemberitahuan lalu lintas, dan sistem navigasi kendaraan.Dengan ITS, pengguna jasa transportasi bisa dengan mudah mengakses informasi terkait transportasi, memilih moda transportasi yang tepat, serta menghindari kemacetan dan kecelakaan.

4. Freight Management System (FMS)

FMS berfungsi untuk mengatur dan memanajemen pengiriman barang atau kargo secara efisien dan efektif. Sistem ini mencakup berbagai aspek seperti perencanaan rute, manajemen gudang, dan pemantauan kargo secara real-time.Dengan FMS, pengirim dan penerima kargo bisa memantau status pengiriman secara real-time dan memastikan bahwa kargo dikirim dengan tepat waktu dan dengan biaya yang optimal.

5. Route Planning and Optimization (RPO)

RPO merupakan sistem yang berfungsi untuk merencanakan rute dan optimasi perjalanan kendaraan. Sistem ini mencakup analisis jarak, waktu tempuh, dan biaya untuk mencari rute yang paling efisien dan efektif.Dengan RPO, pengguna jasa transportation bisa memilih rute yang tepat dan menghemat waktu dan biaya perjalanan.Baca Juga: Pro dan Kontra yang Perlu Diperhatikan Sebelum Implementasi TMS

Keuntungan Implementasi Transportation Management System

sesorang sedang merasakan keuntungan transport management system

penerapan transport management system. (sumber:freepik)

1. Peningkatan Efisiensi Operasional

Implementasi TMS bisa membantu meningkatkan efisiensi operasional transportasi perusahaan manufacturing atau produsen, distributor, ritel dan lain-lain.Dengan TMS, pengelola transportasi bisa memantau dan mengatur lalu lintas, armada kendaraan, dan personel dengan lebih efektif.

2. Penurunan Biaya Operasional

TMS juga bisa membantu dalam mengurangi biaya operasional transportasi. Dengan TMS, pengelola transportasi bisa memanajemen sumber daya secara efisien dan mengoptimalkan penggunaan kendaraan, personil, serta energi.

3. Peningkatan Pelayanan Pelanggan

Dengan TMS, pengguna jasa transportasi bisa mengakses informasi transportasi secara real-time, memperoleh informasi terkait jadwal dan rute, serta melakukan pembayaran secara mudah dan efisien.Hal ini akan membuat pengguna jasa transportasi merasa lebih nyaman dan puas dengan pelayanan yang diberikan.

4. Peningkatan Keselamatan dan Keamanan

TMS juga bisa membantu dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam transportation. Pengelola bisa memantau dan mengatur lalu lintas secara efektif, serta memberikan pemberitahuan terkait kondisi lalu lintas dan rute yang aman.Dengan adanya TMS akan membantu mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan dan membantu meningkatkan keselamatan dan keamanan dalam transportasi.Baca Juga: Transportation Management System (TMS) MileApp Jadi Solusi Logistik Hulu-Hilir Orami

Implementasi Transportation Management System

1. Tahapan Implementasi Sistem Manajemen Transportasi

Tahapan pertama dalam implementasi TMS adalah analisis kebutuhan dan perencanaan. Dalam tahapan ini, pengelola transportasi harus menentukan kebutuhan bisnis mereka dan mengevaluasi apakah TMS yang akan diimplementasikan bisa memenuhi kebutuhan tersebut.Setelah itu, dilakukan pengumpulan data, pengembangan sistem, integrasi sistem, dan pengujian. Tahapan terakhir adalah implementasi dan dukungan pasca-implementasi.

2. Integrasi dengan Sistem yang Ada

Pengelola transportasi juga perlu mempertimbangkan integrasi TMS dengan sistem yang telah ada. Jika pengelola transportasi telah menggunakan sistem manajemen atau perangkat lunak terkait transportasi.Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa TMS yang akan diimplementasikan bisa diintegrasikan dengan sistem yang telah ada untuk memastikan keberhasilan dan efisiensi dalam manajemen transportasi secara keseluruhan.

3. Pelatihan dan Pengembangan SDM

Pengelola transportasi perlu mempertimbangkan pelatihan dan pengembangan SDM sebagai bagian dari implementasi TMS. Pada tahap ini, pengelola transportasi perlu mengadakan pelatihan dan pengembangan bagi staf mereka dalam hal penggunaan dan manajemen TMS yang baru.Ini akan memastikan bahwa semua pengguna TMS bisa menggunakan sistem dengan benar dan mengoptimalkan fitur-fitur yang disediakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas transportasi.Baca Juga: 5 Manfaat Kunci Transportasi Management System (TMS)

Tantangan dalam Implementasi Transportation Management System

ilustrasi tentang transport management system

ilustrasi tentang transport management system. (sumber:freepik)

1. Keterbatasan Infrastruktur

Tantangan pertama yang mungkin dihadapi dalam implementasi TMS adalah keterbatasan infrastruktur. TMS memerlukan infrastruktur yang memadai, seperti jaringan komunikasi yang cepat dan handal, server yang kuat, dan perangkat keras yang memadai.Oleh karena itu, pengelola transportasi perlu memastikan bahwa infrastruktur yang ada memadai untuk menopang implementasi TMS. Solusinya adalah dengan melakukan peninjauan terhadap infrastruktur yang ada dan melakukan peningkatan jika diperlukan.

2. Keterbatasan Ketersediaan Data

Tantangan kedua adalah keterbatasan ketersediaan data. TMS memerlukan data yang akurat dan up-to-date untuk beroperasi secara efektif. Namun, dalam beberapa kasus, data yang dibutuhkan mungkin tidak tersedia atau tidak lengkap.Oleh karena itu, pengelola transportasi perlu memastikan bahwa data yang diperlukan tersedia dan akurat. Cara mengatasinya adalah dengan meningkatkan ketersediaan data melalui kolaborasi dengan pihak terkait, seperti pemerintah, penyedia jasa transportasi, dan lain-lain.

3. Kepatuhan Peraturan dan Kebijakan Pemerintah

Tantangan ketiga adalah kepentingan peraturan dan kebijakan pemerintah. Implementasi TMS mungkin terhalang oleh peraturan dan kebijakan pemerintah yang mengatur transportasi.Pengelola transportasi harus memastikan bahwa TMS yang diimplementasikan mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku.Cara mengatasinya adalah dengan memastikan bahwa TMS yang diimplementasikan mematuhi peraturan dan kebijakan yang berlaku dan melakukan kolaborasi dengan pihak terkait untuk memperoleh persetujuan.

4. Biaya Implementasi

Tantangan keempat adalah biaya implementasi. Implementasi TMS bisa memerlukan biaya yang cukup besar, seperti biaya perangkat keras dan perangkat lunak, biaya pelatihan SDM, dan biaya konsultasi.Oleh karena itu, pengelola transportasi perlu memperhitungkan biaya secara cermat sebelum memutuskan untuk mengimplementasikan TMS. Baca Juga: Cara Menghitung Biaya Perjalanan (Cost per Mile)Nah itulah tadi penjelasan tentang Sistem Manajemen Transportasi, jadi intinya Transportation Management System adalah sebuah platform logistik yang memanfaatkan teknologi untuk mengoptimalkan transportasi dengan lebih efisien.

Hubungi sales

Jadwalkan demo

Isi form di bawah dan tim kami akan segera menghubungi Anda.