Get in touch

By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Tips Menetapkan Target KPI dalam Manajemen Logistik

Tips Menetapkan Target KPI dalam Manajemen Logistik

Menetapkan target Key Performance Indicators (KPI) adalah cara bagi bisnis untuk membandingkan kinerja mereka dengan tolak ukur industri. Dengan adanya KPI, bisnis memiliki memungkinkan untuk meningkatkan kinerja operasi logistik. Nantinya, KPI akan menunjukan kesalahan dan cara mengatasinya, sehingga membuat bisnis berjalan efektif. 

Cara yang berguna untuk mengukur kinerja adalah melalui penetapan indikator untuk aspek-aspek utama aktivitas logistik, dengan tujuan mengevaluasi keberhasilan proses atau aktivitas tertentu yang sedang berlangsung. Berikut ini beberapa tips dalam menetapkan target KPI dalam manajemen logistik. 

Ilustrasi gudang logistik (Pexels.com)

Manajemen logistik yang efektif membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang seberapa baik suatu sistem dapat mencapai tujuan dan menjaga kelancaran operasional, sehingga perlu membentuk KPI yang tepat. Ini tipsnya.

1. Siapkan tujuan logistik 

Menentukan tujuan logistik perusahaan Anda menjadi awalan unyuk menetapkan target KPI. Anda dapat menentukannya dengan memastikan bahwa tujuan tersebut dapat dicapai dan relevan. Dilansir dari Netsuite, Anda dapat menentukan tujuan untuk indikator utama dan indikator yang tertinggal. 

2. Pilih KPI yang relevan dan terukur

KPI yang efektif harus relevan dengan tujuan logistik dan dapat diukur dengan jelas. Pilih indikator kinerja yang berkaitan langsung dengan proses logistik, seperti tingkat pengiriman tepat waktu, tingkat persediaan, atau biaya pengiriman. Pastikan bahwa data yang dibutuhkan untuk mengukur KPI tersebut tersedia secara konsisten.

Baca juga: 5 Hal Penyebab Manajemen Logistik yang Buruk

3. Gunakan metode SMART

Menerapkan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) dalam penetapan target KPI adalah kunci kesuksesan. Pastikan setiap target KPI memiliki definisi yang jelas, dapat diukur secara konkret, dapat dicapai, relevan dengan tujuan umum, dan memiliki batas waktu yang terukur.

4. Pertimbangkan rantai pasok yang lebih luas

Jangan terpaku pada KPI yang hanya fokus pada satu bagian dari rantai pasok, melainkan coba untuk pertimbangkan untuk menetapkan KPI yang melibatkan kolaborasi antara berbagai mitra dalam rantai pasok, seperti pemasok dan distributor. Ini membantu menciptakan visibilitas menyeluruh dan meningkatkan efisiensi lintas departemen.

5. Rinci KPI untuk Setiap Tahap Proses

Logistik melibatkan sejumlah tahap proses yang berbeda, mulai dari pemesanan hingga pengiriman. Untuk itu, rinci KPI untuk setiap tahap ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang di mana perbaikan dapat dilakukan. Sebagai contoh, pertimbangkan untuk menetapkan KPI untuk akurasi pemesanan, waktu pemrosesan pesanan, dan ketepatan pengiriman.

6. Pantau dan evaluasi secara rutin

Pantau dan evaluasi KPI secara rutin adalah langkah kunci dalam menjaga keberlanjutan dan peningkatan. Jadwal audit secara teratur untuk memastikan bahwa KPI tetap relevan dengan tujuan logistik dan mampu memberikan wawasan yang akurat tentang kinerja. Sesuaikan target jika diperlukan untuk mencerminkan perubahan dalam lingkungan bisnis atau strategi perusahaan.

7. Gunakan teknologi pendukung

Manfaatkan teknologi logistik yang dapat mendukung pengumpulan dan analisis data untuk KPI. Sistem manajemen logistik terkini dapat memberikan informasi real-time, memudahkan pemantauan kinerja, dan membantu perusahaan merespons perubahan dengan cepat.

Baca juga: Aplikasi Logistik: Pengertian, Manfaat, dan Cara Memilih

Dengan menggabungkan tips ini, perusahaan dapat mengembangkan strategi KPI yang cerdas dalam manajemen logistik. Menetapkan target yang tepat tidak hanya membantu mengukur kinerja saat ini, tetapi juga menjadi panduan untuk perbaikan berkelanjutan. 

Agar semakin mudah dalam menetapkannya, Anda bisa pakai MileApp sebagai alat untuk memantau kinerja logistik yang terotomatisasi, dengan begitu Anda dapat hemat biaya dan #GoExtraMile. Coba MileApp sekarang dengan klik sign up di sini

Sumber:

  • Netsuite.com
  • log.logcluster.org