MileApp
Uncategorized

6 Manfaat Fitur Fleet Management System (FMS) untuk Perusahaan

6 Manfaat Fitur Fleet Management System (FMS) untuk Perusahaan

Fleet Management System (FMS) adalah solusi teknologi yang telah membawa revolusi dalam pengelolaan armada kendaraan secara efisien dan efektif. Sistem otomatisasi ini biasanya dikenal di perusahaan retail, logistik, dan beberapa sektor lainnya yang juga menjadikan armada sebuah inti dari bisnis. Fleet Management System (FMS) itu sendiri adalah sistem yang mengintegrasikan berbagai teknologi agar manajemen armada dapat dilakukan. Dalam hal ini, armada yang dipakai bisa berupa truk pengangkut, mobil, hingga kontainer. Perusahaan yang menggunakan sistem ini bertujuan untuk memaksimalkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional. Oleh karenanya sejumlah fitur penting telah ditanamkan dalam sistem ini. Lantas, apa manfaat fitur-fitur dalam Fleet Management System (FMS) tersebut?

1. GPS mampu optimalkan rute

fleet management system

Ilustrasi fleet management system (pinterest.com)GPS adalah salah satu fitur kunci dalam Fleet Management System (FMS) yang memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pengelolaan armada kendaraan. Sebagaimana sebuah GPS, fitur ini mampu melacak dan memantau posisi serta pergerakan kendaraan secara real-time. Perusahaan dapat mengambil manfaat besar dalam hal efisiensi operasional, pengiriman yang tepat waktu, dan peningkatan keselamatan.Selain itu, dengan GPS, manajer armada dapat mengoptimalkan rute perjalanan kendaraan. Ini membantu menghindari kemacetan, mempersingkat waktu tempuh, dan mengurangi biaya bahan bakar. Di sisi lain, data yang dikumpulkan dari pelacakan GPS juga dapat memberikan wawasan berharga untuk perencanaan dan pengambilan keputusan lebih baik.Baca juga: 5 Manfaat Fleet Management System untuk Industri FMCG

2. Data memudahkan pantau kinerja kendaraan

Ilustrasi analisis data fleet management system (unsplash.com)

Ilustrasi analisis data fleet management system (unsplash.com)Fitur Fleet Management System (FMS) ini juga memiliki data dengan informasi terperinci tentang kinerja kendaraan, termasuk kecepatan, konsumsi bahan bakar, dan waktu berhenti. Data ini membantu manajer mengidentifikasi praktik yang tidak efisien dan mengambil langkah-langkah perbaikan. Dengan melacak berbagai parameter data tersebut, perusahaan dapat mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan, mengoptimalkan penggunaan kendaraan, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

3. Pemantauan bahan bakar mudah

bahan bakar

Ilustrasi bahan bakar (unsplash.com)Adanya fitur pemantauan bahan bakar memudahkan untuk mengetahui kondisi konsumsi bahan bakar kendaraan secara akurat. Informasi ini memberikan manfaat untuk membantu dalam mengidentifikasi kendaraan yang boros bahan bakar serta menerapkan strategi untuk mengurangi biaya bahan bakar. Fitur ini bekerja dengan analisis data tingkat bahan bakar yang nantinya akan dikirimkan secara real-time ke sistem Fleet Management System (FMS), lalu kemudian dianalisis dan disajikan dalam bentuk laporan. Dengan informasi konsumsi bahan bakar, manajer armada dapat merencanakan rute yang lebih efisien untuk menghindari jarak tempuh yang tidak perlu.Baca juga: Transportation Management System (TMS) vs Fleet Management System (FMS): Mana yang Dibutuhkan oleh Bisnis Anda?

4. Mendapat info pemberitahuan pemeliharaan

armada pengiriman

Ilustrasi armada pengiriman (unsplash.com)Pemberitahuan pemeliharaan adalah salah satu fitur esensial dalam Fleet Management System (FMS) yang memungkinkan perusahaan untuk menjaga kesehatan dan kinerja optimal dari armada kendaraan. Fitur Fleet Management System (FMS) ini memberikan notifikasi otomatis tentang jadwal pemeliharaan rutin kendaraan. Notifikasi bermanfaat untuk membantu perusahaan dalam menjaga kondisi optimal kendaraan, mencegah kerusakan serius, dan memperpanjang umur pakai armada.

5. Mengetahui riwayat perjalanan

pengiriman

Ilustrasi pengiriman (unsplash.com)Riwayat perjalanan merupakan salah satu fitur penting dalam Fleet Management System (FMS) yang memungkinkan perusahaan untuk melacak dan menganalisis perjalanan yang telah dilakukan oleh setiap kendaraan dalam armada. Sistem merekam data riwayat perjalanan, termasuk rute, waktu tempuh, dan lokasi berhenti. Analisis data riwayat perjalanan memberikan manfaat untuk membantu dalam merancang rute lebih efisien dan mengidentifikasi pola operasional yang perlu ditingkatkan.

6. Membantu mengelola jarak tempuh

Ilustrasi kelola rute (unsplash.com)

Ilustrasi kelola rute (unsplash.com)Pengelolaan jarak tempuh dalam Fleet Management System (FMS) membantu perusahaan mengoptimalkan penggunaan kendaraan, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan. Dengan informasi yang akurat tentang jarak tempuh, perusahaan dapat mengambil tindakan yang cerdas untuk mengelola armada dengan lebih efektif. Adanya fitur ini, menimbulkan manfaat untuk memberikan informasi terkait pengelolaan jarak tempuh dan memprediksi kebutuhan perawatan lebih lanjut.Baca juga: Bagaimana Fleet Management System Meningkatkan Retensi PengemudiDalam keseluruhan, fitur-fitur ini menjadikan Fleet Management System sebagai alat yang tak ternilai bagi pengelolaan armada. Mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan kualitas layanan karena Fleet Management System (FMS) telah membuka jalan baru dalam pengelolaan armada kendaraan secara modern dan cerdas. Pilihlah Fleet Management System (FMS) yang tepat agar pengelolaan armada Anda dapat berjalan optimal. Dalam hal ini, MileApp sebagai field app Fleet Management System (FMS) bisa membantu Anda dalam memudahkan kinerja pengelolaan armada tersebut dengan fitur-fitur yang lengkap serta mudah diakses. Coba MileApp sekarang agar #GoExtraMile, klik di sini untuk Sign up. Sumber:

Hubungi sales

Jadwalkan demo

Isi form di bawah dan tim kami akan segera menghubungi Anda.