Get in touch
By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Jenis - Jenis Truk Logistik: Kapasitas dan Fungsinya

Jenis - Jenis Truk Logistik: Kapasitas dan Fungsinya

Dari sekadar alat transportasi menjadi pusat logistik bergerak, truk menanggapi kebutuhan untuk menyediakan solusi transportasi yang fleksibel dan terukur. Jenis-jenis truk yang berbeda muncul untuk memenuhi kebutuhan spesifik dalam memindahkan barang dari titik A ke titik B.

Jenis truk logistik bervariasi, masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang spesifik. Semuanya memiliki desain dan fungsionalitas yang disesuaikan dengan jenis barang yang diangkut. Apa saja macam-macam truk dalam logistik tersebut? Berikut ulasan yang dapat Anda simak, dilansir dari Vamosys dan Inbound Logistics

1. Truk pick up (Pickup truck)

truck pick up
Ilustrasi mobil pick up (pexels.com)

Pickup truk atau mobil pickup digunakan untuk konektivitas last mile delivery di jalan-jalan untuk mencapai lokasi pengiriman barang yang masih mudah dijangkau. Pickup truk populer digunakan untuk mengantar produk pertanian, toko untuk mengirimkan barang, atau paket-paket dalam jasa pengiriman, dan masih banyak lagi. 

Jenis kendaraan ini cukup ringan dan erbaguna untuk digunakan, terlihat dari kapasitas muat penumpang pada mobil pick up yaitu 3 orang. Sedangkan, untuk pick up dengan bak besar dan bukaan pintu 3 sisi mampu mengangkut muatan maksimal seberat 1 ton.

Baca juga: Saluran Distribusi Modern: Transformasi dalam Mendistribusikan Produk

2. Truk box (Box truck)

mobil box
Ilustrasi mobil box (pexels.com)

Box truk atau lebih dikenal dengan mobil box, sering digunakan dalam bidang logistik untuk mengangkut barang dalam jarak pendek dan menengah, hampir sama seperti mobil pikap. Namun, bedanya mobil box memiliki ruang kargo tertutup berbentuk persegi atau persegi panjang, yang menjelaskan nama ‘box’ truk tersebut. 

Desain ini berguna dalam memfasilitasi bongkar muat yang efisien. Untuk mobil box kecil dimensinya berukuran 2 x 1,3 x 1,3 m3 dengan kapasitas barang maksimal 1 ton sedangkan untuk mobil box besar berukuran 3 x 2,5 x 1,5 m3 dengan kapasitas barang maksimal 2 ton.

Mobil box biasanya digunakan untuk mengangkut lebih banyak barang untuk produk di toko ritel, fasilitas distribusi, restoran, dan bisnis yang bersifat cukup sensitif bila terpapar udara luar atau mudah hancur. Jadi, keuntungan utama mobil box adalah kemampuannya untuk bermanuver dengan mudah di ruang terbatas dibandingkan truk raksasa lainnya seperti trailer jumbo.

3. Truk pengangkut kontainer (Container truck)

truk kontainer
Ilustra truk kontainer (pexels.com)

Truk kontainer adalah kontainer standar yang digunakan dalam industri logistik untuk mengangkut barang dengan kereta api, kapal kargo, dan truk. Tujuan ideal dari kontainer ini adalah untuk mengangkut barang dalam jarak jauh tanpa mempengaruhi kerusakan pada kiriman dan mudah diangkut dengan semua media transportasi. Biasanya, kontainer digunakan untuk mengantar barang antar provinsi atau negara, sehingga memiliki kapasitas besar sekitar 30 ton.

4. Truk pengangkut bahan bakar (Tanker truck)

tunker truck
Ilustrasi tanker truck (pexels.com)

Truk tangki atau tanker truk digunakan untuk mengangkut muatan cair seperti bahan bakar, produk minyak bumi, bahan kimia, minyak dan gas, air, susu dan bahan cair apa pun yang perlu diangkut dapat dilakukan dengan menggunakan truk tangki. 

Bahan dan desain truk akan berubah sesuai dengan kebutuhan industri karena seringkali truk tersebut membawa bahan yang mudah terbakar dan bahan korosif di dalam kapal tanker.

Truk tangki kecil berkapasitas maksimal 3.000 galon, sedangkan kapal tanker besar berkapasitas maksimal 11.600 galon. Namun, kapasitas maksimum truk tanker bergantung pada kepadatan cairan yang diangkut, seperti dilansir dari Transcourt Tanker Leasing.

5. Truk pengangkut barang beku (Refrigerated truck)

truk pendingin
Ilustrasi refrigerated truck (pexels.com)

Truk pendingin biasanya ditujukan untuk industri obat dan makanan. Truk-truk ini dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengangkut barang-barang yang mudah rusak pada suhu yang terjaga. Salah satu industri yang sangat membutuhkan truk ini adalah industri farmasi karena obat-obatan perlu diangkut pada suhu yang diatur dan pemantauan suhu terus menerus.

Truk ini biasanya dirancang dengan fasilitas air conditioner yang mampu menahan suhu antara 50 derajat fhrenheit hingga -20 derajat fahrenheit. Truk berpendingin seperti ini mengkonsumsi lebih banyak bahan bakar dibandingkan truk biasa karena sistem pendingin terhubung langsung ke mesin. Trailer dengan pengatur suhu pada truk kaku ini menawarkan kapasitas muatan hingga 50 m³, serta banyak opsi tambahan.

6. Truk Crane (Crane truck)

crane truck
Ilustrasi crane truck (craneindonesia.com)

Crane truk adalah kendaraan pengangkut yang memiliki derek di dalam strukturnya untuk membantu memuat dan menurunkan barang berukuran besar. Kendaraan jenis ini tidak hanya mengangkut barang, tapi juga mengangkat brang ke ketinggian yang signifikan. 

Truk derek yang lebih kecil, seperti derek yang dipasang di truk pick-up, biasanya memiliki kapasitas angkat maksimum sekitar 3-5 ton. Truk derek berukuran sedang biasanya berkapasitas 15-20 ton dan lebih umum digunakan dalam pekerjaan konstruksi dan industri berat. Truk derek yang lebih besar mempunyai kapasitas 30-50 ton dan digunakan untuk pekerjaan konstruksi berat dan industri.

7. Truk pengangkut barang berbahaya (Hazardous Material truck)

Hazardous Material Truck
Hazardous Material Truck (envirocareusa.com)

Transportasi truk atau dikenal HAZMAT digunakan untuk mengangkut bahan-bahan berbahaya apapun, mulai dari gas atau racun berbahaya hingga limbah atau bahan radioaktif. Truk Hazmat adalah bentuk transportasi khusus di mana pengemudi profesional memindahkan bahan-bahan berisiko tinggi ke seluruh negeri untuk didistribusikan dan dibuang. 

Truk semacam ini memiliki kapasitas berbeda-beda, namun bisanya berkapasitas 3.500 galon atau lebih untuk cairan dan gas atau lebih dari 468 kaki kubik untuk padatan.

Baca juga: Model Bisnis yang Cocok Menggunakan Distribusi Tidak langsung

Itulah beberapa jenis truk logistik yang dapat Anda ketahui. Memahami jenis-jenis truk, kapasitas, dan fungsinya tidak hanya penting bagi operator logistik tetapi juga berdampak pada keberhasilan rantai pasok secara keseluruhan. 

MileApp sebagai platform yang mempermudah kinerja logistik dengan fitur-fitur unggulannya tidak hanya menjadi alat bantu pengelolaan armada yang canggih tetapi juga mitra strategis dalam merancang solusi logistik yang terkini. 

Dengan platform ini, perusahaan dapat merencanakan penggunaan truk secara optimal, meminimalkan biaya operasional, dan memberikan layanan yang superior kepada pelanggan. Pakai MileApp sekarang agar bisnis Anda dapat #GoExtraMile. Yuk sign up!

Sumber:

  • Vamosys.com
  • inboundlogistics.com

Jadwalkan demo sekarang
Dengan menekan tombol di bawah, Anda menyetujui kebijakan privasi kami.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.