Get in touch
By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

60% Depo Kontainer Manfaatkan 'NLE Connect' demi Akselerasi Logistik

60% Depo Kontainer Manfaatkan 'NLE Connect' demi Akselerasi Logistik

Salah satu terobosan terkini untuk mewujudkan logistik 4.0 adalah National Logistic Ecosystem (NLE). NLE adalah sebuah platfrom berbasis digital untuk mengintegrasi layanan logistik, mulai dari kedatangan kapal hingga mencapai pabrik atau warehouse

Adanya NLE Connect yang berbasis aplikasi website dan telah diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional serta didukung dengan program Strategi Nasional pencegahan Korupsi (Stranas PK), membantu mendorong performa pergerakan arus barang ekspor dan impor, maupun pergerakan arus barang domestik, baik antardaerah dalam satu pulau, maupun antarpulau. 

Hal tersebut didukung dari adanya fakta bahwa ‘NLE Connect’ berguna bagi depo kontainer untuk mengatur operasional deponya masing-masing dengan lebih cepat dan mengurangi kesalahan pencatatan data. Selengkapnya berikut ini. 

60% Depo Manfaatkan ‘NLE Connect’

kontainer
Kontainer (id.wikipedia.org)

Mengutip dari Logistik News, menurut data dari Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI), sebanyak 60 persen perusahaan depo peti kemas atau kontainer anggota Adeki, yang beroperasi di seluruh Indonesia, telah terkoneksi dengan ‘NLE Connect’. 

“Memang belum semuanya (100 persen), namun progresnya sampai sekarang sudah 60 persen perusahaan anggota kami yang terintegrasi dengan NLE Connect itu, dan kini kami juga dengan onprogres supaya conecting dengan inaportnet,” jelas Khairul Mahali selaku Sekjen DPP Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (ASDEKI), kepada Logistiknews.id, pada Rabu (1/11/2023).

Baca juga: Bappenas Targetkan Biaya Logistik Efisien, Turun 9% di 2045

123 Perusahaan Depo jadi Anggota Asdeki

kontainer
Kontainer di pelabuhan (supplychainindonesia.com)

Selanjutnya, Khairul juga mengungkapkan bahwa kini sebanyak 123 Perusahaan Depo tercata menjadi anggota Asdeki dengan mempekerjakan karyawan sekitar 12 ribuan. Perusahaan -perusahaan depo tersebut yang tersebar di wilayah Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur.

Banyaknya perusahaan tersebut telah menguasai lebih dari 75 persen pergerakan kontainer di Indonesia terutama sebagai pendukung aktivitas logistik di pelabuhan-pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Belawan, Makassar, Tanjung Emas Semarang dan Tanjung Perak Surabaya.

“Sebagai mitra Pemerintah, Asdeki telah berperan aktif dalam menyusun beberapa Peraturan sehingga tercipta suasana iklim usaha yang kondusif dalam melaksanakan kelancaran arus barang dan kontainer.” kata Khairul.

Khairul pun menambahkan, untuk itu Asdeki terus mendorong supaya perusahaan depo terhubung dengan NLE Connect.

Manfaat NLE Connect bagi perusahaan

NLE Connect
NLE Connect (indoshippinggazette.com)

Dengan NLE Connect tersebut, Khairul juga turut mengatakan, perusahaan depo kontainer akan menerima berbagai manfaat dalam tata kelola operasional depo. Beberapa manfaat tersebut antara lain:

  1. NLE Connect bisa booking via online

Mudahnya akses pada NLE Connect, akan memudahkan dan mengefisienkan proses bongkar dan muat karena bebas booking dimanapun dan kapapun, bebas sesuai tanggal atau jadwal bongkar muat maupun depo yang dituju.

  1. NLE connect terintegrasi dengan INSW

Terkoneksinya NLE dengan Indonesia National Single Window (INSW) atau sistem nasional Indonesia yang memungkinkan dilakukannya suatu penyampaian data dan informasi secara tunggal hingga pemrosesan data dan informasi secara tunggal dan sinkron membantu pengguna agar tidak perlu melakukan input data berkali-kali, cukup masukkan nomor Bill of Loading (BL) dan semua detail dari order akan terisi secara otomatis.

  1. Transaksi ke depo lebih mudah

Dikarenakan bisa dilakukan dengan pembayaran digital. Proses bongkar muat juga akan lebih cepat karena pembayaran sudah diselesaikan sebelumnya melalui berbagai metode pembayaran secara cashless lewat virtual account, sehingga customer tidak perlu bingung transaksi antar bank berbeda.

“Selain itu, seluruh transaksi bisa dipantau dan dengan mudah diklasifikasikan seperti kegiatan bongkar dan muat, terbayar dan belum terbayar” ujar Khairul.
  1. Bisa akses dokumen digital

Melalui NLE Connect, maka berbagai dokumen penting seperti Invoice, Faktur Pajak, dan juga Bon bongkar muat dapat diakses secara digital maupun dicetak secara fisik. Hal ini tentunya memudahkan pengarsipan serta operasional. “Seluruh informasi lengkap mengenai transaksi tersebut juga tercatat dengan rapi,” ucap Khairul.

  1. Mudah get in dan get out

NLE Connect juga mempermudah saat proses gate in maupun gate out dari awal hingga akhir tanpa menggunakan kertas untuk menghindari kesalahan pencatatan data.

“Proses pengisian form yang mudah melalui platform digital akan mempercepat kinerja di lapangan, mengurangi resiko kehilangan maupun kerusakan dokumen, serta menghindari kecurangan.” kata Khariul

Baca juga: Polemik Jebloknya Logistik di Indonesia, Apa Penyebabnya?

Pada akhirnya, dengan NLE Connect seluruh proses pergerakan kontainer terdata dengan lengkap dan tercatat beserta nomor kontainer, status, jadwal, hingga berat kontainer. Dan tentunya memberikan efisiensi layanan logistik, seperti yang diungkapkan Khairul.

Sumber:

  • Logistiknews.id
  • bctemas.beacukai.go.id