Get in touch

By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Cara Mengelola Redundansi Dalam Transportasi Management System (TMS)

Cara Mengelola Redundansi Dalam Transportasi Management System (TMS)

Transportation Management System (TMS) menjadi fondasi yang krusial untuk efisiensi dan keberlanjutan operasional perusahaan. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi dan perkembangan bisnis, muncul tantangan baru dalam pengelolaan redundansi dalam TMS. 

Redundansi adalah duplikasi atau penyimpanan data yang sama secara berulang dalam beberapa file, sehingga data yang sama di simpan di dalam lebih dari 1 lokasi. Baik dalam bentuk proses, data, atau infrastruktur, redudansi dapat menghambat produktivitas, meningkatkan biaya, dan mengakibatkan ketidakefisienan dalam rantai pasok secara keseluruhan. 

Untuk itu, hal ini perlu dikelola dengan baik dengan beberapa cara mengelola redudansi Transportation Management System (TMS) berikut, dilansir dari Linkedin.

1. Nilai jaringan transportasi saat ini

transportasi logistik
Ilustrasi transportasi (pexels.com)

Agar tak terjadi redudansi, langkah pertama adalah mengevaluasi jaringan transportasi Anda saat ini dan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya. Untuk mengidentifikasinya, Anda dapat menggunakan alat seperti analisis jaringan, perencanaan skenario, atau penilaian risiko untuk mengukur kinerja, kapasitas, dan kerentanan jaringan Anda. 

Anda juga harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti permintaan pelanggan, tingkat layanan, dan kepatuhan terhadap peraturan. Hal ini akan membantu menentukan berapa banyak redundansi yang Anda butuhkan dan di mana Anda membutuhkannya.

Baca juga: 5 Manfaat Kunci Transportasi Management System (TMS)

2. Eksplor berbagai pilihan transportasi

ilustrasi transportasi logistik
Ilustrasi pilihan transportasi logistik (pexels.com)

Setelah Anda menilai jaringan, selanjutnya mulai untuk mengeksplorasi berbagai pilihan untuk menciptakan atau meningkatkan redundansi di jaringan transportasi. Anda dapat mencari cara berbeda untuk mendiversifikasi moda transportasi, rute, atau operator, bergantung pada kebutuhan dan kendala. 

Misalnya, Anda menggunakan transportasi multimoda, yang menggabungkan berbagai moda seperti kereta api, jalan raya, udara, atau laut, untuk meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi ketergantungan Anda pada satu moda. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan rute atau operator alternatif, yang dapat menawarkan tarif lebih rendah, pengiriman lebih cepat, atau kualitas lebih baik, untuk meningkatkan daya saing dan kepuasan pelanggan.

3. Optimalkan keputusan Anda

transportasi logistik
Ilustrasi transportasi logistik (pexels.com)

Langkah selanjutnya, optimalkan keputusan Anda tentang cara mengalokasikan sumber daya dan mengelola trade-off di antara pilihan-pilihan transportasi yang ada. Anda dapat menggunakan alat seperti model pengoptimalan, simulasi, atau pembelajaran mesin untuk menemukan solusi terbaik untuk desain, perutean atau penjadwalan.. 

Anda juga harus mempertimbangkan biaya dan manfaat redundansi, seperti peningkatan biaya inventaris, atau koordinasi dengan peningkatan layanan, keandalan, atau ketahanan. Anda harus berusaha menyeimbangkan tingkat redundansi dengan efisiensi operasional dan profitabilitas.

4. Pantau dan sesuaikan jaringan transportasi 

Ilustrasi jaringan trasnportasi (maukuliah.id)

Memantau dan menyesuaikan jaringan secara teratur dapat Anda lakukan untuk memastikan kinerja dan kemampuan adaptasinya. Dalam TMS terdapat data real-time, dasbor, atau peringatan untuk melacak status, kinerja, dan masalah jaringan Anda. Dengan ini Anda bisa mengelola redudansi tersebut.

Anda juga harus menggunakan mekanisme umpan balik, evaluasi, atau pembelajaran untuk mengidentifikasi kesenjangan, peluang, atau peningkatan jaringan transportasi Anda, sehingga dapat merespons perubahan permintaan, pasokan, atau kondisi.

Baca juga: Proses implementasi Transportation Management System (TMS) di MileApp

Pengelolaan redundansi dalam TMS bukan hanya sekadar mengurangi beban biaya, tetapi juga memungkinkan perusahaan untuk meraih keunggulan kompetitif dalam dunia bisnis yang dinamis.

Sebagai respons terhadap kompleksitas dan kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi dalam TMS, solusi inovatif seperti MileApp hadir sebagai solusi terdepan. MileApp memberikan integrasi yang efektif dengan TMS, membantu mengelola dan mengoptimalkan seluruh proses transportasi dengan lebih efisien. 

Melalui platform ini, perusahaan dapat mengatasi redundansi dengan memanfaatkan pemantauan real-time, analisis data mendalam, dan otomatisasi proses yang dapat mempercepat pengambilan keputusan. Sign up MileApp sekarang agar bisnis Anda semakin #GoExtraMile

Sumber: 

  • linkedin.com