Get in touch

By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

10 Alasan Industri FMCG Membutuhkan Route Optimization

10 Alasan Industri FMCG Membutuhkan Route Optimization

Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) adalah salah satu sektor yang sangat dinamis dan terus berkembang, di mana efisiensi operasional memiliki dampak langsung pada keberhasilan bisnis. Oleh karenanya, industri ini membutuhkan route optimization dalam operasionalnya. 

Dalam konteks ini, optimalisasi rute menjadi strategi krusial yang tidak hanya meningkatkan efisiensi logistik tetapi juga mengoptimalkan pengalaman pelanggan. Lantas, apa alasannya? Simak 10 alasan utama mengapa industri FMCG membutuhkan optimalisasi rute ini. 

Pentingnya Route Optimization di FMCG

pengiriman FMCG
Ilustrasi pengiriman FMCG (pexels.com)

Perusahaan FMCG seringkali menghadapi tantangan logistik yang kompleks, dengan ratusan titik distribusi dan jaringan pengiriman yang luas. Karena hal itu optimisasi rute memainkan peran yang penting. 

Melalui optimalisasi rute, perusahaan dapat menemukan solusi untuk mengurangi waktu perjalanan, meminimalkan biaya transportasi, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Hal ini bukan hanya menghasilkan penghematan biaya yang signifikan, tetapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan dengan memastikan ketersediaan produk yang konsisten di rak toko. Selain aspek efisiensi operasional, route optimization juga memberikan dampak positif pada keberlanjutan lingkungan. Ini sejalan dengan tren konsumen yang semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan, memberikan nilai tambah pada merek yang berkomitmen pada praktik bisnis yang ramah lingkungan. 

Dengan kata lain, route optimization bukan hanya menjadi strategi untuk meningkatkan efisiensi logistik, tetapi juga menjadi langkah strategis yang mendukung visi perusahaan untuk beroperasi secara berkelanjutan dan tanggap terhadap perubahan tuntutan pasar.

Baca juga: 6 Tips Meningkatkan Produktivitas Kurir dan Kendaraan Logistik

Alasan FMCG Membutuhkan Route Optimization 

pengiriman FMCG
Ilustrasi pengiriman FMCG (pexels.com)

Karena route optimization menjadi kebutuhan saat ini untuk hampir setiap operasi bisnis, termasuk FMCG, maka sebelum memilih route optimization software, perusahaan harus mengetahui alasan-alasan berikut ini:

1. Membantu merencanakan kegiatan 

Pengiriman yang cepat sangat penting terutama bagi perusahaan FMCG yang sering menjual makanan atau barang yang menjadi kebutuhan pokok. Dalam hal ini, route optimization sangat dibutuhkan untuk membantu staff pengiriman perusahaan mengantarkan barang dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini karena route optimization software dapat menjadwalkan aktivitas dan memprioritaskannya berdasarkan berbagai kriteria bisnis.

2. Mengurangi pemborosan atau waktu henti

Dengan route optimziation software, perusahaan dapat mengurangi pemborosan dan waktu henti. Hal ini dilakukan dengan memasukkan semua variabel ke dalam sistem, seperti mengalokasikan kendaraan, rencana rute, dan pengiriman dengan cara yang paling optimal untuk mengurangi penundaan dan pemborosan sumber daya yang berharga.

3. Mencegah pengiriman yang salah

Penerapan perencanaan rute yang manual atau tidak efisien dapat menyebabkan kesalahan, seperti penundaan atau pengiriman yang salah. Hal ini secara tidak langsung dapat menghabiskan biaya perusahaan dengan sangat mahal dalam jangka panjang. 

Oleh karenanya dengan route optimization software, semua kendala ini dapat diatasi karena muatan dibangun dan didistribusikan sesuai dengan rencana rute yang tepat, sehingga mengurangi risiko salah perhitungan atau kesalahan hampir nihil.

4. Mengurangi jarak dan waktu perjalanan

Dalam route optimization, pengiriman dapat diatur dengan urutan pengiriman optimal yang menghasilkan rute terpendek untuk setiap kendaraan. Selain itu, perangkat lunak ini juga didukung untuk memprediksi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, sehingga dapat memberi lebih sedikit waktu yang dibutuhkan. Dengan ini, staff pengiriman dapat lebih efektif dalam melakukan pengiriman, sumber daya pun akan lebih optimal dalam bekerja. 

5. Memangkas biaya bahan bakar

Dengan lebih sedikit kendaraan dan lebih sedikit jumlah pemberhentian di jalan, hal ini menghasilkan lebih sedikit jarak tempuh, lebih sedikit waktu dan secara tidak langsung, lebih sedikit konsumsi bahan bakar untuk setiap kendaraan. Jika hal ini dijalani setiap harinya, maka setiap bulan atau bahkan setiap minggu, hal ini dapat menambah penghematan yang cukup besar bagi perusahaan. 

6. Meningkatkan produktivitas

Karena sistem pengotipmalan rute pengiriman dapat mengurangi jarak dan waktu tempuh serta biaya, maka produktivitas dari pengemudi maupun kendaraan dapat lebih produktif, sehingga menghasilkan pemanfaatan armada dan sumber daya manusia dengan baik.

7. Mengurangi biaya pihak ketiga

Alasan industri FMCG membutuhkan route optimization lainnya adalah karena manajer armada mendapatkan lebih banyak fleksibilitas untuk menjalankan kendaraan mereka, sehingga dapat menjalankan shift tambahan atau bahkan menjadwalkan kunjungan kembali untuk mengambil kontainer kosong pada shift yang sama. Hal ini menghilangkan kebutuhan untuk mempekerjakan kendaraan atau pengemudi pihak ketiga untuk melakukan pekerjaan tambahan tersebut.

8. Mengurangi jumlah kendaraan armada

Penggunaan solusi pengoptimalan rute juga akan menghasilkan jumlah minimum kendaraan yang mengantarkan lebih banyak pesanan sekaligus mencakup wilayah tangkapan maksimum. Seiring berjalannya waktu, perusahaan menyadari bahwa mereka dapat berbuat lebih banyak dengan sumber daya yang lebih sedikit.

9. Biaya perawatan lebih rendah 

Ketika kendaraan diberi rencana rute yang optimal, kendaraan akan dikendarai secara optimal, dengan waktu mulai dan berhenti yang lebih sedikit serta waktu idle yang minimal karena kemacetan lalu lintas. Hal ini pada akhirnya menghasilkan biaya perbaikan dan pemeliharaan armada yang lebih rendah.

10. Mendorong perbaikan berkelanjutan

Route optimization software dan kontrol pengiriman tingkat lanjut dilengkapi dengan alat analisis yang tidak hanya dapat menganalisis data pengoperasian armada secara real-time, namun juga melakukan analisis risiko untuk mengetahui dampak perubahan kapasitas kendaraan, peningkatan lokasi pelanggan, perubahan hari pengiriman, dan lainnya. Dengan demikian, perusahaan selalu dapat menganalisis dampak finansial dari setiap keputusan baru seiring perusahaan mengembangkan bisnisnya.

Baca juga: Cara Mengelola Produk FMCG di Berbagai Lokasi Penjualan

Itulah 10 alasan industri FMCG membutuhkan route optimization. Dengan menerapkan hal ini di industri FMCG akan membawa dampak positif, tidak hanya pada efisiensi operasional tetapi juga pada kepuasan pelanggan dan hasil keuangan keseluruhan. Perusahaan-perusahaan FMCG dapat menemukan solusi route optimization software tersebut dalam di MileApp

Dengan fitur-fitur canggihnya, seperti pelacakan real-time, pemetaan rute yang teroptimalkan, dan kemampuan untuk menyesuaikan perjalanan sesuai dengan perubahan yang terjadi, MileApp menjadi mitra yang tak ternilai dalam perjalanan menuju efisiensi logistik dan kepuasan pelanggan yang lebih besar. Sign up MileApp sekarang agar perusahaan Anda dapat #GoExtraMile!

Sumber: 

  • softec.ai