Perbedaan Routing dan Scheduling dan Pentingnya untuk Bisnis Anda

routing dan scheduling

Jika Anda mengelola pengiriman atau mengawasi tenaga kerja di lapangan, seperti kurir, teknisi, surveyor, sales, dll maka istilah routing dan scheduling sudah pasti tidak asing di bagi Anda. Kemungkinan Anda sudah menggunakan sistem semacam perencanaan dan penjadwalan rute.

Namun, memahami keunggulan unik dari masing-masing fitur ini dapat membuat operasional bisnis Anda menjadi lebih efektif, meningkatkan pengiriman atau kapasitas layanan bisnis Anda, serta meningkatkan profit bisnis.

Apa itu routing dan scheduling?

Routing (perutean) adalah proses menemukan cara yang paling efisien untuk mengunjungi satu atau beberapa lokasi.

Sementara scheduling (penjadwalan) adalah proses mengatur pemberhentian/titk stop dalam urutan terbaik sambil memperhitungkan faktor-faktor seperti lalu lintas jalan,  ketersediaan kurir dan kendaraan, maupun ketersediaan pelanggan itu sendiri.

Bagaimana routing bisa berbeda dengan scheduling?

Perbedaan antara routing dan scheduling adalah lebih kepada obyektifnya. Scheduling lebih menekankan kepada siapa, apa, dan kapan untuk melakukan pengiriman ataupun operasi lapangan lainnya. Sementara routing rute lebih menekankan lokasi dan bagaimana untuk mencapai lokasi tersebut.

Scheduling melibatkan menerima pesanan atau permintaan layanan, menentukan berapa banyak tim lapangan yang Anda perlukan untuk bekerja memenuhi pesanan tersebut maupun menugaskan pekerja ke pesanan selama waktu tertentu. Demi menjalankan operasi lapangan yang mulus, Anda hampir selalu perlu melakukan penjadwalan terlebih dahulu.

Routing adalah proses mengambil jadwal (schedule) Anda dan memetakan rute yang tepat untuk pengemudi pengiriman atau profesional layanan. Perencanaan rute digunakan untuk mengoptimalkan rute, sedangkan penjadwalan digunakan untuk mengoptimalkan beban kerja dan ketersediaan tenaga kerja.

Kombinasi routing dan planning untuk hasil terbaik

Perutean dan penjadwalan adalah kombinasi terbaik untuk memaksimalkan hasil manajemen operasional lapangan Anda. Kombinasi tersebut dapat ditemukan pada software route optimization modern yang memiliki kredibilitas tinggi. McKinsey menemukan bahwa menggunakan route optimization dapat meningkatkan pendapatan perusahaan hingga 16% tanpa menurunkan kualitasnya. 

Scheduling memastikan Anda memiliki cukup karyawan yang bekerja untuk memenuhi pesanan. Artinya, Anda dapat memenuhi permintaan sekaligus mengurangi pengeluaran yang sia-sia. Setelah Anda memiliki jadwal yang padat, Anda dapat mengoptimalkan perencanaan rute Anda dengan route optimization. 

Tidak hanya meningkatkan profit perusahaan, tetapi kombinasi routing dan scheduling juga meningkatkan efisiensi manajemen lapangan Anda. Hal ini disebabkan scheduling memastikan Anda memenuhi tenggat waktu. Routing memastikan Anda dapat mengurangi  mengurangi biaya bahan bakar, menghemat waktu berkendara, dan memungkinkan manajer menjadwalkan istirahat bagi pekerja lapangan yang memiliki dampak paling rendah pada rute layanan. Alhasil, efisiensi tersebut dapat meningkatkan produktivitas bisnis secara keseluruhan. Anda pun dapat lebih mudah mengukur skalabilitas bisnis Anda untuk rencana bisnis mendatang.

Adopsi routing dan scheduling software yang tepat untuk bisnis Anda

Routing dan scheduling secara manual sangat tidak efisien. Banyak tantangan ketika menggunakan sistem secara manual. Pelanggan Anda bisa saja membatalkan atau membuat perubahan di menit-menit terakhir pada pesanan atau jika tim lapang Anda mengeluh sakit. Jika ini terjadi maka pada dasarnya Anda harus memulai dari awal. 

Bersama-sama, routing dan scheduling software akan membantu Anda meningkatkan profit bisnis, menangani lebih banyak pesanan, dan menskalakan dengan sukses. Rahasia untuk mencapai manajemen operasi lapangan berkinerja tinggi adalah memanfaatkan keunggulan unik mereka dan kemudian memanfaatkan kekuatan teknologi modern dengan kredibilitas tinggi.

Share:

  • Recent Posts