Tips Pengiriman Ramah Lingkungan

pengiriman ramah lingkungan

Seberapa penting pengiriman ramah lingkungan? Dan apa saja tips untuk bisa mengimplementastikan pengiriman yang ramah lingkungan? Simak ulasan berikut.

  1. Gunakan sistem pengemasan yang ramah lingkungan
  2. Kurangi emisi dengan route optimization
  3. Buat pengiriman menjadi menarik di mata pelanggan
  4. Terapkan teknik SIOC 

Pengiriman ramah lingkungan (eco-friendly delivery) menjadi lebih penting dari sebelumnya.  Hal ini tidak terlepas dari pengaruh perkembangan eCommerce. Meskipun permintaan pesananan melalui belanja online meningkat, tetapi dampakny terhadap lingkungan sangat besar. Lebih dari 90% dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan oleh bisnis business-to-consumer (B2C) berasal dari rantai pasokan dan metode pengiriman mereka.

Mengadopsi praktik pengiriman ramah lingkungan tidak hanya akan mengurangi dampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat membantu membangun citra merek yang kredibel dan meningkatkan penjualan Anda.

Menurut sebuah studi oleh CONE, 88% pelanggan akan lebih setia kepada perusahaan yang mendukung isu-isu sosial dan lingkungan. Sementara 92% akan lebih cenderung mempercayai perusahaan yang mengambil inisiatif ramah lingkungan.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mendukung pengiriman eco-friendly.

1. Gunakan sistem pengemasan yang ramah lingkungan

Pilih kemasan yang sesuai ukuran isi paket. Maksimalkan kapasitas muatan di setiap kendaraan Anda, hemat biaya pengemasan, dan kurangi emisi karbon dengan menggunakan lebih banyak opsi ramah lingkungan yang mengurangi limbah pengemasan. Pengemasan ramah lingkungan termasuk kotak kardus yang dapat didaur ulang, pengirim kompos, dan bantal udara.

Kemasan produk plastik sering menjadi perhatian dalam hal keberlanjutan karena kadang-kadang tidak dapat didaur ulang dan hanya cocok untuk sekali pakai.

Pilihan terbaik adalah kemasan hijau untuk mengurangi jejak karbon Anda. Gunakan kotak atau wadah yang terbuat dari bahan daur ulang.

2. Kurangi emisi dengan route optimization

Pembakaran bahan bakar fosil menyumbang 74% dari semua emisi. Dari jumlah itu, 36% dapat secara langsung dikaitkan dengan sektor transportasi termasuk pengantaran barang.

Route optimization memungkinkan Anda untuk mengoptimalkan penjadwalan berdasarkan paket yang Anda miliki dan kapasitas muatan kendaraan. Ini memungkinkan Anda untuk meningkatkan jumlah pengiriman per hari dengan menggunakan lebih sedikit bahan bakar. Alhasil, akan meningkatkan keuntungan dan mengurangi dampak lingkungan Anda.

3. Buat pengiriman menjadi menarik di mata pelanggan

Pelanggan Anda bahkan mungkin memberi Anda lebih banyak pesanan untuk pengiriman berkelanjutan. Pelanggan cenderung membayar lebih untuk pengiriman ramah lingkungan.

Anda juga dapat menawarkan opsi eco-friendly delivery/green delivery dan mendorong pelanggan untuk melakukannya. Ini akan membantu meniadakan emisi karbon dan membuat proses last mile delivery Anda menjadi berkelanjutan.

Selain itu, Anda bisa mengatur pesanan minimum dan maksimum sebelum menawarkan pengiriman gratis. Ini akan mendorong pelanggan untuk memesan beberapa item sekaligus alih-alih melakukan pemesanan satu kali terpisah.

4. Terapkan teknik SIOC 

SIOC (Ships in own container) adalah sebuah teknik pengiriman ramah lingkungan yang populer. SIOC adalah ketika Anda mengirimkan produk dalam kemasan aslinya daripada mengirimkannya dalam sebuah kemasan pembungkus lainnya. 

Oleh sebab itu, dengan metode ini maka Anda tidak memerlukan pengemasan tambahan. Sehingg Anda bisa mengurangi biaya pengemasan dan limbah. Selain itu dapat menawarkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Menjalankan bisnis pengiriman juga bisa diselaraskan dengan misi menjaga lingkungan. Melalui eco-friendly delivery maka Anda telah membuktikan komitmen tersebut sekaligus meningkatkan hubungan baik antara Anda dan pelanggan Anda. 

Share:

  • Recent Posts