MileApp
Logistics

Last Mile Automation: Pengertian, Manfaat, dan Penerapannya

Last Mile Automation: Pengertian, Manfaat, dan Penerapannya

Last Mile merupakan salah satu layanan proses pengiriman yang ada di dunia logistik, Dalam menjalankan layanan ini, berbagai tantangan dihadapi, mengingat lebih dari 61% perusahaan logistik setuju bahwa pengiriman jarak jauh menjadi proses paling tidak efisien di seluruh rantai pasokan. Namun, sebelum lebih jauh membahas mengenai last mile automation, dan apakah layanan last mile berfungsi efisien dalam pengiriman? mari simak pembahasan yang telah MileApp rangkum untuk anda, simak artikelnya sampai habis!

Pengertian last mile automation

last mile automation

ilustrasi pekerja membawa barang (Pinterest.com)Last Mile Automation adalah suatu konsep dalam logistik yang mengacu pada otomatisasi dan penggunaan teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan proses pengiriman dalam fase akhir pengantaran, yaitu dari pusat distribusi atau gudang terakhir menuju pelanggan akhir.Tujuan dari Last Mile Automation adalah untuk mengatasi tantangan terbesar dalam rantai pasok, yaitu meningkatkan efisiensi dalam proses pengiriman akhir. Dalam fase ini, banyak kendala yang dapat terjadi seperti macetnya lalu lintas, kesalahan alamat, atau waktu antar yang lama. Baca Juga: Jadikan Pengiriman Last Mile Anda Ramah Lingkungan

Manfaat Automatisasi Last Mile

ilustrasi mengangkat barang

ilustrasi mengangkat barang (Pinterest.com)Setelah mengenal pengertian last mile automation dalam konsep logistik, berikut beberapa manfaat dari layanan last mile otomatisasi dalam bisnis logistics.

1. Meningkatkan efisiensi operasional

meningkatkan efisiensi operasional adalah salah satu manfaat utama yang perlu Anda ketahui, Dalam konteks last mile delivery, penggunaan otomatisasi dan teknologi canggih memberikan dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi proses pengiriman.Dengan adopsi sistem pelacakan real-time, perusahaan logistik dapat memantau pengiriman secara akurat dan memberikan informasi yang tepat waktu kepada pelanggan. Selanjutnya, penggunaan algoritma optimasi rute membantu mengidentifikasi rute tercepat dan terbaik untuk pengiriman barang.

2. Mengurangi kesalahan manusia

selanjutnya yaitu mengurangi kesalahan manusia dalam proses pengiriman. Manfaatnya . Kesalahan manusia, seperti kesalahan dalam alamat pengiriman atau ketidak tepatan dalam penanganan barang, dapat menyebabkan keterlambatan, kehilangan, atau kerusakan pada pengiriman.Dengan adopsi teknologi otomatisasi dan penggunaan sistem pelacakan real-time, kesalahan manusia dalam mencatat atau menginput informasi dapat dikurangi secara signifikan.

3. Mempercepat pengiriman dan penyelesaian pesanan

Dalam konteks Last Mile Automation manfaat utama yang dihasilkan adalah percepatan pengiriman dan penyelesaian pesanan. Implementasi teknologi otomatisasi dan penggunaan sistem canggih dalam proses last mile delivery memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan kecepatan pengiriman barang kepada pelanggan.Penggunaan algoritma optimasi rute membantu mengidentifikasi rute pengiriman tercepat dan paling efisien. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jarak, lalu lintas, dan jumlah pesanan yang harus dikirim, algoritma tersebut dapat menentukan rute yang paling tepat dan mengurangi waktu tempuh pengiriman.

4. Meningkatkan kepuasan pelanggan

Meningkatkan kepuasan pelanggan adalah manfaat penting dalam last mile automation. Dalam dunia logistik, fase last mile delivery seringkali menjadi momen krusial yang dapat mempengaruhi persepsi pelanggan terhadap perusahaan. Namun, dengan adopsi teknologi otomatisasi dan sistem canggih dalam proses ini, perusahaan logistik dapat memberikan pengalaman pengiriman yang lebih baik kepada pelanggan.Salah satu cara Last Mile Automation meningkatkan kepuasan pelanggan adalah dengan memberikan transparansi dan visibilitas yang lebih tinggi.percepatan pengiriman dan penyelesaian pesanan yang dihasilkan dari otomatisasi juga akan membawa manfaat tambahan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan.

5. Mengoptimalkan pengelolaan inventaris

Terakhir yaitu dengan Dengan adopsi teknologi otomatisasi dan sistem canggih, pengelolaan inventaris dapat ditingkatkan secara signifikan.Pemanfaatan teknologi otomatisasi juga memungkinkan pengelolaan inventaris yang lebih efisien. Misalnya, dengan penggunaan robot pengantar dan sistem otomatis untuk pengambilan barang dari gudang.Dalam hal pengiriman, Last Mile Automation membantu memastikan ketersediaan inventaris untuk pengiriman tepat waktu. Dengan memanfaatkan algoritma optimasi rute dan sistem otomatisasi pengirimanBaca Juga: Kurangi Risiko Kelalaian di Pengiriman Last Mile dengan MileApp

Penerapan last mile automation

Last mile automation

ilustrasi trucking delivery (Pinterest.com) utuk memastikan layanan last mile bekerja dengan baik,Terdapat beberapa penerapan dari last mile automation, diantaranya seperti dibawah ini:

1. Internet of Things (IoT) dalam Automatisasi Last Mile

Penggunaan IoT memungkinkan perusahaan untuk mengawasi dan mengelola kondisi barang selama proses pengiriman, seperti suhu, kelembaban, atau getaran, untuk memastikan kualitas dan keselamatan barang. Selain itu, IoT juga memungkinkan pengiriman yang lebih efisien dan tepat waktu dengan memungkinkan komunikasi langsung antara perangkat, meminimalkan intervensi manusia, dan meningkatkan efektivitas operasional dalam Automatisasi Last Mile.

2. Pemanfaatan drone dan robot dalam pengiriman paket

Penggunaan drone dan robot pengantar membantu mengatasi permasalahan aksesibilitas wilayah tertentu dan memberikan pengiriman lebih cepat, terutama dalam area terpencil atau sulit dijangkau.Dengan penerapan drone dan robot, Automatisasi Last Mile dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan pengiriman, mengurangi biaya operasional, dan memberikan pengalaman pengiriman yang inovatif dan efektif kepada pelanggan.

3. Pemakaian otomatisasi proses dan algoritma cerdas

Teknologi ini membantu menghitung rute pengiriman tercepat dan efisien berdasarkan faktor-faktor seperti jarak, lalu lintas, dan jumlah pengiriman.Dengan demikian, Automatisasi Last Mile mempercepat pengiriman, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan

4. Pemanfaatan Big Data dan Analitik dalam pemilihan rute pengiriman

Pemanfaatan Big Data dan analitik sangat berperan dalam pemilihan rute pengiriman dalam penerapan last mile automation. Dengan mengumpulkan dan menganalisis data yang besar dan kompleks, perusahaan logistik dapat memperoleh wawasan yang mendalam tentang faktor-faktor seperti lalu lintas, cuaca, dan preferensi pelanggan.Analisis data yang mendalam membantu mengidentifikasi pola-pola dan tren, memperhitungkan variabel-variabel yang relevan, dan meminimalkan waktu tempuh serta biaya pengiriman.Baca Juga: Tantangan Last Mile Delivery dan SolusinyaNah itulah pembahasan terkait last mile automation secara lengkap. Dengan adanya teknologi ini, baik kurir maupun pelanggan menjadi dimudahkan untuk mendapatkan bukti serah terima yang tepat. Menerapkan proses last mile yang efisien menawarkan peluang berharga bagi bisnis untuk beradaptasi dengan perubahan permintaan pelanggan dan membedakan penawaran mereka dari kompetitor Anda. Mengintegrasikan perangkat lunak seperti MileApp ada dapat membantu Anda menyingkirkan semua masalah terkait pengiriman Anda dengan teknologi fleksibel sesuai kebutuhan bisnis Anda, dapatkan layanan Last mile dengan cara klik disini.Referensi:

Hubungi sales

Jadwalkan demo

Isi form di bawah dan tim kami akan segera menghubungi Anda.