MileApp
Logistics

Perbedaan Shipping dan Delivery dalam Dunia Logistik

Perbedaan Shipping dan Delivery dalam Dunia Logistik

Tahukah Anda, bahwa dalam pengiriman barang terdapat beberapa istilah baru dalam pembelian barang khususnya online. kata seperti Shipping dan Delivery adalah salah satu kata yang sering muncul. Namun jika memahami arti kata keduanya memang terlihat sempurna. Lantas. dalam artikel ini, MileApp akan akan memberikan pengertian hingga perbedaan antara keduanya. penasaran? simak artikel ini sampai habis, ya!

Pengertian shipping dan delivery

Ilustrasi wanita melakukan shipping and delivery

lustrasi wanita memegang paket (Pinterest.com)Shipping dan delivery adalah dua proses penting dalam rantai pasokan dan e-commerce. Shipping merujuk pada tahap pengiriman barang dari pihak penjual ke pihak pembeli. Ini melibatkan pemilihan metode pengiriman, pengemasan barang, serta pengaturan logistik. Delivery, di sisi lain, adalah langkah terakhir dalam proses ini, ketika barang tiba di tangan konsumen. Fungsi shipping adalah memastikan barang sampai dengan aman dan tepat waktu, sementara delivery berkaitan dengan pengantaran barang ke alamat yang ditentukan. Proses ini sangat krusial dalam menjaga kepuasan pelanggan dan memastikan kesinambungan bisnis. Kualitas pengiriman dan pengantaran yang baik dapat meningkatkan reputasi perusahaan serta memperkuat hubungan dengan pelanggan.Baca Juga: Cara Menjaga Proses Pengiriman yang Baik Dalam Industri FMCG

Perbedaan utama antara shipping dan delivery

Shipping dan delivery system

Ilustrasi menulis note di paket (Pinterest.com) Terdapat beberapa perbedaan utama antara shipping dan delivery. untuk memahami perbedaan utama antara keduanya, simak pembahasannya dibawah ini.

1. Fokus waktu

Perbedaan dalam masalah fokus waktu memang sangat terlihat. shipping adalah langkah awal dalam proses pengiriman barang, yang menitikberatkan pada persiapan barang, pengemasan, dan pemilihan metode pengiriman.Di sisi lain, delivery berkaitan dengan tahap akhir, saat barang tiba di tangan konsumen sesuai jadwal yang telah ditentukan. Shipping lebih berfokus pada logistik dan persiapan, sementara delivery lebih tentang pengantaran sesuai waktu yang dijanjikan kepada pelanggan.

2. Fase proses

Shipping adalah tahap awal, di mana barang dikemas, siap untuk dikirim, dan tiba di pusat distribusi atau perantara pengiriman. Fokus shipping adalah pada logistik internal dan persiapan barang untuk dikirim.Sementara itu, delivery adalah tahap akhir, saat barang yang telah siap dikirim tiba di tangan konsumen. Fase ini lebih berkaitan dengan pengantaran barang dari pusat distribusi atau titik awal pengiriman ke alamat pelanggan.Baca Juga: Cara Mengukur dan Memantau Kinerja Kurir dalam Logistik

3. Tugas dan tanggung jawab

Terakhir, dalam hal tanggung jawab. Shipping lebih berfokus pada persiapan barang, pemilihan metode pengiriman, serta pengemasan. Di sini, tanggung jawab utamanya adalah pada pihak penjual atau pemasok yang harus memastikan barang siap dan dikirim dengan baik. Sebaliknya, delivery adalah ketika barang telah meninggalkan pusat distribusi dan ditangani oleh pihak pengiriman atau kurir. Tanggung jawabnya lebih pada pengantaran barang sesuai dengan waktu dan alamat yang telah ditentukan.

Kelebihan dan kekurangan shipping dan delivery

 Ilustrasi wanita menerima paket

Ilustrasi wanita menerima paket (Pinterest.com) Dalam proses kerjanya, terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan antara shipping dan delivery. beriku beberapa perbedaannya:Kelebihan Shipping dan Delivery:

Setelah memahami beberapa kelebihan diatas, terdapat juga beberapa kelemahan yang harus Anda pahami, agar nantinya bisa mengoptimalkan sistem ini. Kekurangan Antara Shipping dan Delivery:

Baca Juga: Delivery Order: Pengertian dan Tahapannya

Kapan sebaiknya menentukan shipping atau delivery

Setelah mengetahui penjelasan mulai dari pengertian hingga perbedaan antara keduanya. Lantas sebaiknya kapan harus menentukan shipping dan delivery?Menentukan kapan sebaiknya mengatur shipping atau delivery sangat penting dalam bisnis dan e-commerce. Idealnya, shipping sebaiknya ditentukan segera setelah pembelian dilakukan. Ini memberi cukup waktu untuk persiapan dan pengiriman barang, memungkinkan perusahaan untuk memilih metode pengiriman yang sesuai.Di sisi lain, pengaturan delivery sebaiknya dilakukan saat barang siap untuk dikirimkan ke alamat pelanggan. Ini melibatkan pengaturan pengiriman akhir, termasuk pemilihan pengirim atau kurir yang memastikan pengantaran tepat waktu.Baca Juga: Cara Mengurangi Risiko Kehilangan Produk Selama PengirimanNah itulah pembahasan terkait Shipping dan Delivery lengkap mulai dari pengertian hingga waktu yang tepat menggunakannya. pada kesimpulannya, Kedua aspek ini saling melengkapi dalam menjaga kepuasan pelanggan. Pengiriman yang baik membangun kepercayaan dan reputasi perusahaan, sementara pengantaran tepat waktu mengoptimalkan pengalaman pelanggan.Ingin mengoptimalkan proses pengiriman Anda? kini MileApp punya solusi untuk membuat pengiriman logistik Anda menjadi efisien. memiliki fitur canggih seperti route optimization membuat pengiriman menjadi lebih efisien. Tertarik? langsung saja klik link disini!Sumber:

Hubungi sales

Jadwalkan demo

Isi form di bawah dan tim kami akan segera menghubungi Anda.