MileApp
Logistics

7 Faktor yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Route Optimization Software

7 Faktor yang Perlu Diperhatikan Ketika Memilih Route Optimization Software

Setelah Anda membuat keputusan untuk berinvestasi dalam route optimization software, langkah selanjutnya adalah memilih solusi route optimization  terbaik untuk kebutuhan organisasi Anda. Anda perlu menganalisis semua opsi yang tersedia, seperti biaya, fungsionalitas, dan fleksibilitas masa depan untuk membuat keputusan yang tepat. Berikut beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan Anda.

1. Route optimization software berbasis web (web based)

Route optimization yang Anda pilih harus dapat diakses melalui web. Ini berarti pengguna dapat langsung masuk ke akun mereka saat mengakses perangkat lunak melalui browser mereka.

Hal ini mungkin tampaknya biasa saja, tetapi tanpa perangkat lunak berbasis web,hampir tidak mungkin untuk mencapai pelacakan real-time secara utuh. Selain itu, akan memudahkan proses update sehingga tidak perlu memakan waktu lama. Mengadopsi pendekatan SaaS untuk route optimization berarti bahwa penyedia secara otomatis akan memperbarui perangkat lunak.

2. Geocoding yang akurat

Hampir setiap route optimization software yang tersedia di pasar menawarkan geocoder. Namun, mengubah alamat menjadi titik tertentu di peta menjadi koordinat lintang dan bujur yang tepat adalah tugas yang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Memahami alamat yang ambigu dan memahami konteks lokal adalah kunci untuk geocoding yang akurat. Memiliki database untuk berbagai alamat dan lokasi juga merupakan nilai tambah yang besar.

3. Perencanaan rute yang dinamis

Route optimization software Anda harus memiliki kemampuan menangani pesanan sesuai permintaan secara optimal bersama dengan pesanan terjadwal. Mengubah rute saat bepergian adalah fitur lain yang semakin diminati dan dibutuhkan. Jika pesanan/preferensi pelanggan berubah saat pengendara keluar untuk mengirim, perangkat lunak route optimization Anda harus dapat mengubah dan membuat rute baru untuk pengemudi.

4. Dashboard dan laporan KPI

Dashboard pelaporan yang baik dapat menunjukkan kepada Anda, misalnya, perbedaan antara kilometer yang direncanakan dan yang sebenarnya untuk setiap rute sehingga akan membantu Anda membandingkan kinerja hub bisnis Anda yang berbeda. Selain itu juga mampu untuk melacak dan mengelola seluruh operasi Anda secara real-time pada satu platform.

5. Aplikasi pengemudi

Pengiriman last-mile modern adalah tentang mobilitas. Sementara kunci untuk membangun operasi pengiriman yang cepat dan transparan adalah melalui komunikasi.

Aplikasi pengemudi memungkinkan pengemudi, agen pengiriman, kurir, atau agen layanan lapangan untuk tetap berhubungan terus-menerus dengan tim Anda di kantor saat dalam perjalanan melaksanakan tugas pengiriman mereka.

Memiliki aplikasi pengemudi yang terhubung langsung ke platform route optimization akan memudahkan pengemudi mengakses data yang relevan, seperti rute, jendela pengiriman, alamat, pesanan, informasi pelanggan, permintaan khusus, dll.

Selain itu dispatcher dapat dengan mulus menambahkan tugas dan mengelola jadwal pengiriman tanpa berbicara dengan pengemudi. Sementara aplikasi memberi tahu pengemudi tentang tugas baru dan pengiriman yang akan datang. Semua orang tetap pada titik dan dalam lingkaran tanpa perlu menyampaikan informasi bolak-balik.

Alhasil, akan ada lebih banyak waktu untuk menyelesaikan tugas, lebih banyak tugas yang diselesaikan, dan produktivitas yang lebih tinggi secara keseluruhan.

6. Integrasi dengan sistem lain

Pandemi Covid-19 telah mendorong banyak perusahaan untuk memindahkan penawaran mereka secara online. Oleh sebab itu, banyak setiap bisnis yang memiliki beberapa saluran penjualan berbeda yang terbuka untuk konsumen.

Hal ini membuat integrasi dengan sistem lain menjadi tidak terelakkan dan menjadi kebutuhan. Itu sebabnya Anda harus memeriksa apakah route optimization software yang Anda pertimbangkan memiliki integrasi API. Pastikan bahwa penyedia perangkat lunak juga telah menyiapkan semua dokumentasi API dan bahwa mereka memberikan dukungan selama implementasi.

7. Manajemen perubahan

Masih banyak perusahaan yang menjalankan logistiknya dengan cara manual dan hal ini akan menyulitkan untuk transisi perubahan jika perusahaan memutuskan untuk mengadopsi teknologi. 

Oleh sebab itu, Anda perlu memperhatikan hal ini dengan baik dan mengakomodasi apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung perubahan tersebut. Misalnya, menyediakan modul pelatihan, skema bonus, dan kisah sukses dari organisasi lain dapat membantu memotivasi tim Anda untuk terbiasa dengan route optimization software yang Anda adopsi.

Dengan kebutuhan perutean perusahaan yang semakin kompleks, sangat penting bagi perusahaan untuk memilih route optimization sesuai dengan kebutuhan mereka. Perangkat lunak yang merencanakan rute secara cerdas untuk meningkatkan efisiensi pengiriman dan mengurangi biaya akan unggul dari yang lain di masa mendatang.

Hubungi sales

Jadwalkan demo

Isi form di bawah dan tim kami akan segera menghubungi Anda.