Get in touch
By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Pengertian dan Perbedaan ETA dengan ETD dalam Logistik

Pengertian dan Perbedaan ETA dengan ETD dalam Logistik

Dalam dunia logistik yang dinamis, pergerakan barang bagaikan denyut nadi yang menghubungkan berbagai pihak. Di antara hiruk pikuknya, muncul dua istilah penting: ETA dan ETD. Lantas, sebenarnya apa kedua hal tersebut? Pada artikel ini, MileApp telah merangkumnya untuk Anda, simak penjelasannya dibawah ini ya!

Sebelum mengenal dan mengetahui contoh dari ETA dan ETD, kita perlu mengetahui perbedaan-perbedaannya dibawah ini:

Definisi

ETA, atau Estimated Time of Arrival, ibarat perkiraan waktu sang barang mencapai tujuan, bagaikan pelari yang dinanti-nantikan melintasi garis finis. Di sisi lain, ETD, atau Estimated Time of Departure, merupakan prediksi kapan barang akan memulai perjalanannya, seperti pelari yang bersiap di garis start.

Perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada fokus waktunya. ETA mengacu pada estimasi kedatangan di lokasi tujuan, sedangkan ETD berfokus pada estimasi keberangkatan dari titik awal. Bagi pengirim, informasi ETD krusial untuk mengatur strategi dan mengelola ekspektasi pelanggan. Sedangkan bagi penerima, ETA menjadi penanda kapan mereka dapat bersiap menyambut kedatangan barang.

Meskipun memiliki peran berbeda, ETA dan ETD saling terkait erat. Keterlambatan keberangkatan (ETD) dapat berimbas pada keterlambatan kedatangan (ETA), yang berakibat pada kekecewaan pelanggan dan disrupsi rantai pasokan. Oleh karena itu, akurasi ETA dan ETD menjadi kunci dalam memaksimalkan efisiensi dan kepuasan dalam proses logistik.

Baca Juga: Cara Meningkatkan Kecepatan Pengiriman Kecepatan Pengiriman Bisnis Retail Anda

Waktu

ETA, sang penanda kedatangan, ibarat lampu di ujung terowongan, memberikan harapan bagi penerima untuk menyambut barang yang ditunggu. Di sisi lain, ETD, sang penunjuk keberangkatan, bagaikan gerbang awal perjalanan, menjadi acuan bagi pengirim dalam mengatur strategi dan mengelola ekspektasi.

Perbedaan krusial antara keduanya terletak pada titik fokus waktunya. ETA berfokus pada estimasi saat barang tiba di tujuan, sedangkan ETD berfokus pada estimasi saat barang mulai diberangkatkan. Bagi pengirim, akurasi ETD penting untuk membangun kredibilitas dan meminimalisir penundaan. Bagi penerima, ETA menjadi penentu kesiapan dalam menerima dan memanfaatkan barang yang datang.

Baca Juga: Bisnis Pengiriman Logistik: Tantangan dan Strategi

Contoh Penggunaan ETA dan ETD

Berikut beberapa contoh penggunaan ETA dan ETD yang bermanfaat:

  • Perencanaan Penerimaan Barang: Toko online menggunakan ETA untuk memperkirakan kapan barang pesanan pelanggan akan tiba, sehingga mereka dapat mempersiapkan penerimaan dan pendistribusiannya.
  • Manajemen Gudang: Gudang menggunakan ETD untuk mengelola stok barang dan memperkirakan kapan barang baru akan tiba, sehingga mereka dapat mengatur ruang penyimpanan dan proses penerimaan dengan optimal.
  • Pelacakan Pengiriman: Pengguna jasa logistik dapat melacak ETA barang mereka secara online, sehingga mereka dapat memantau pergerakan barang dan memperkirakan waktu kedatangannya.
  • Koordinasi Antar Pihak: ETA dan ETD membantu dalam koordinasi antar pihak yang terlibat dalam rantai pasokan, seperti pemasok, distributor, dan pengecer, untuk memastikan kelancaran proses pengiriman dan penerimaan barang.
  • Manajemen Ekspektasi Pelanggan: ETA yang akurat membantu dalam membangun kepercayaan pelanggan dan meminimalisir kekecewaan mereka karena keterlambatan pengiriman.
  • Pengoptimalan Rute Pengiriman: Perusahaan logistik menggunakan ETD dan ETA untuk mengoptimalkan rute pengiriman, sehingga meminimalisir waktu tempuh dan memaksimalkan efisiensi.

Nah itulah pembahasan tentang pengeetian dan perbedaan ETA dengan ETD. Pada kesimpulannya, Memahami perbedaan dan peran krusial ETA dan ETD menjadi kunci utama dalam memaksimalkan efisiensi, transparansi, dan kepuasan dalam proses logistik. Akurasi ETA dan ETD membantu dalam membangun kepercayaan pelanggan, meminimalisir penundaan, dan mengoptimalkan arus barang.

MileApp merupakan aplikasi inovatif yang memberikan solusi terbaik dalam manajemen cold chain, yuk gunakan jasa MileApp yang dapat membantu Anda dalam membantu manajemen operasi pengiriman. Dapatkan keuntungan ekstra dan penawaran istimewa dengan menggunakan MileApp untuk mengoptimalkan pengiriman anda. Jadi, tunggu apa lagi? yuk klik link disini.

Sumber:

- biteship.com

- logee.id

Jadwalkan demo sekarang
Dengan menekan tombol di bawah, Anda menyetujui kebijakan privasi kami.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.