News

Cara Menghitung Biaya Ritase Dump Truck Logistik

Cara Menghitung Biaya Ritase Dump Truck Logistik

Cara menghitung biaya ritase truk sebenarnya cukup sederhana. Rumus yang umum dipakai adalah:

Jumlah Ritase = Total Volume ÷ (Kapasitas Truk × Faktor Muat)

Berikut komponen yang perlu Anda ketahui sebelum menghitung:

  • Total Volume
    jumlah keseluruhan barang atau material yang akan dikirim (dalam satuan ton atau meter kubik).
  • Kapasitas Truk
    daya angkut maksimal truk dalam satu kali perjalanan (misalnya, kapasitas truk tronton berkisar 10–20 ton).
  • Faktor Muat
    persentase tingkat keterisian truk, yang biasanya tidak mencapai 100% karena adanya ruang kosong atau batas aman muatan (umumnya berkisar antara 0,75 hingga 0,90).

Contoh Perhitungan Ritase

Misalnya, bisnis Anda perlu mengirim muatan seberat 45 ton, dengan truk berkapasitas 10 ton dan faktor muat 90% (0,90).

Mengacu pada rumus di atas, perhitungannya kurang lebih seperti ini:

Jumlah ritase = 45 (volume) ÷ [10 (kapasitas truk) × 0,90 (faktor muat)] = 45 ÷ 9 = 5 rit

Artinya, muatan yang akan Anda pindahkan bisa selesai dalam 5 kali ritase truk.

Menghitung ritase secara manual seperti ini memang bisa dilakukan, tapi cukup rawan meleset kalau volume pengiriman Anda besar dan berubah-ubah setiap hari.

Fitur multi-trip pada route optimization MileApp bisa menghitung kebutuhan ritase ini secara otomatis, sekaligus menyesuaikannya dengan kapasitas armada yang tersedia.

Memahami dan menyesaikan kapasitas muatan per rit sangat penting untuk menghitung biaya operasional secara efisien dan menentukan harga jasa pengiriman yang tepat. Biaya ini akan menentukan anggaran Anda dan membantu untuk memilihkan layanan yang tepat.

banner logistik

Apa itu ritase?

S eperti di artikel kami sebelumnya ritase adalah istilah yang digunakan dalam dunia logistik dan transportasi untuk menggambarkan jumlah perjalanan atau trip yang dilakukan oleh sebuah kendaraan, terutama yang membawa barang dari satu titik ke titik lainnya. Sederhananya, satu ritase adalah satu kali perjalanan penuh kendaraan untuk mengangkut muatan dari lokasi pengambilan ke tujuan.

Contohnya, jika sebuah truk mengangkut barang dari gudang ke toko dan kembali ke gudang lagi, maka itu dianggap sebagai satu ritase. Jika truk tersebut melakukan dua perjalanan pulang pergi dalam sehari, maka total ritase adalah dua.

Ritase biasanya menjadi dasar dalam perhitungan biaya operasional dalam transportasi barang, di mana biaya diukur berdasarkan berapa kali perjalanan dilakukan, bukan berdasarkan jarak (kilometer) atau durasi waktu. Hal ini sering diterapkan dalam sektor logistik seperti pengangkutan material konstruksi, distribusi produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG), dan pengiriman barang antar kota atau wilayah.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi jumlah ritase antara lain:

  • Jarak tempuh: Semakin pendek jaraknya, semakin banyak ritase yang bisa diselesaikan dalam waktu tertentu.
  • Kecepatan bongkar muat: Proses muat dan bongkar yang cepat memungkinkan lebih banyak ritase dilakukan.
  • Kondisi jalan: Kemacetan atau kondisi jalan yang buruk dapat mengurangi jumlah ritase per hari.

Ritase sangat penting dalam industri logistik karena memengaruhi efisiensi pengiriman dan perhitungan biaya operasional, seperti bahan bakar, upah pengemudi, serta perawatan kendaraan. Dengan demikian, perusahaan yang berfokus pada pengiriman barang sering mengoptimalkan ritase untuk menekan biaya dan meningkatkan produktivitas.

Study Case Perhitungan Rit Lainnya

Berapa Ton Sebenarnya 1 Rit Itu?

Pertanyaan yang sering muncul: “1 rit itu berapa ton?” Untuk menjawabnya, Anda perlu tahu dulu konversi antara volume (meter kubik) dan berat (ton), karena keduanya tidak sama-sama pasti tergantung jenis muatannya.

Sebagai patokan umum, 1 ton pasir setara dengan sekitar 0,714 m³. Jadi kalau muatan 1 rit adalah 3,5 m³, cara menghitung beratnya adalah:

3,5 m³ ÷ 0,714 ≈ 4,9 ton

Perlu dicatat, angka ini bisa berubah tergantung jenis material yang diangkut — pasir, batu split, atau tanah punya massa jenis yang berbeda, jadi konversinya juga tidak selalu sama.

Kalau satuan yang dibutuhkan adalah kilogram, tinggal dikonversi lagi: 4,9 ton × 1.000 = 4.900 kg untuk satu rit.

Menentukan Jumlah Truk yang Dibutuhkan

Jumlah truk yang Anda perlukan sangat tergantung pada kapasitas truk yang dipakai:

  • Truk berkapasitas kecil (misalnya 2 m³) — butuh beberapa truk atau ritase untuk mengangkut volume yang sama.
  • Truk berkapasitas besar (misalnya 5 m³) — bisa jadi cukup dengan satu truk atau satu kali ritase saja.

Dengan kata lain, semakin besar kapasitas truk yang digunakan, semakin sedikit jumlah truk atau ritase yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pengiriman — dan sebaliknya.

Baca Juga: Jenis – Jenis Truk Logistik: Kapasitas dan Fungsinya

Contoh cara menghitung ritase dalam penyewaan truk

Perhitungan ritase untuk dump truck bisa disesuaikan dengan ukuran besar truk tersebut. Sebagai contoh, untuk truk yang memiliki ukuran besar sekitar 12 kubik. Maka, bisa mengangkut lebih dari 3 rit.

Hal itu dikarenakan setiap ritnya memiliki ukuran 3.5 kubik truk normal. Untuk itu, jika Anda mencari truk yang semakin besar maka akan lebih banyak.

Dengan perhitungan ritase tersebut, maka truk harus memperhatikan muatannya. Apakah muatan tersebut pasir, batu atau muatan yang lainnya. Jika muatannya berbeda, maka harus juga diperhatikan secara jelas. Gunakan perhitungan tersebut dengan benar agar bisa menentukan truk yang dipakai lebih tepat.

Tips untuk perhitungan ritase yang efektif

Setelah mengetahui rumus perhitungan ritase, untuk mengaplikasikan rumus tersebut ada beberapa tips yang perlu Anda ketahui ketika menghitung ritase. Berikut penjelasannya:

1. Pemantauan penggunaan truk

Pemantauan penggunaan truk adalah langkah penting dalam menghitung ritase yang efektif. Dengan memantau penggunaan truk, Anda dapat mengoptimalkan operasi dan meningkatkan efisiensi.

Untuk memaksimalkan pemantau ini, Anda bisa melacak jam operasional truk, pantau jarak yang ditempuh truk setiap hari serta catat berat dan jenis muatan yang dibawa truk setiap hari. Ini membantu Anda memastikan bahwa truk tidak kelebihan muatan dan meningkatkan efisiensi logistik.

2. Analisis rute perjalanan

Selanjutnya dalam merumuskan ritase yang efektif Anda perlu melakukan analisis rute perjalanan. Dengan menganalisis rute secara cermat, perusahaan dapat mengoptimalkan perjalanan truk, meminimalisir waktu tempuh, dan menekan biaya operasional.

Anda bisa menggunakan beberapa faktor yang harus dipertimbangkan diantara seperti  kondisi lalu lintas, pemantau kondisi infrastruktur jalan, seperti kualitas permukaan, kemiringan, dan lebar jalan, untuk menentukan rute yang optimal bagi kelancaran dan ketahanan. Terakhir, gunakan teknologi GPS dan software khusus menjadi instrumen penting dalam melakukan analisis rute perjalanan.

3. Pertimbangkan berbagai skenario dan kemungkinan hambatan

Perhitungan ritase yang efektif tidak hanya tentang optimasi rute dan waktu. Kemampuan untuk mengantisipasi berbagai skenario dan kemungkinan hambatan menjadi faktor penting dalam memastikan kelancaran dan ketepatan waktu ritase.

Anda perlu mempertimbangkan beberapa faktor seperti cuaca buruk yang dapat memperlambat perjalanan dan mengganggu jadwal ritase. Kemudian, kemacetan dan kerusakan kendaraan hingga peraturan dan perizinan. Dengan mempertimbangkan berbagai skenario dan kemungkinan hambatan, perusahaan dapat merumuskan strategi ritase yang lebih adaptif dan mampu mengatasi situasi yang tidak terduga.

4. Optimalkan kapasitas angkut

Salah satu kunci untuk perhitungan ritase yang efektif adalah memaksimalkan kapasitas angkut, seperti ukuran dan jenis kendaraan yang harus sesuai dengan volume dan jenis barang yang akan diangkut. Pertimbangkan juga faktor seperti konsumsi bahan bakar dan emisi CO2.

Dengan mengoptimalkan kapasitas angkut, Anda dapat mengurangi jumlah ritase yang dibutuhkan, menghemat biaya bahan bakar dan waktu serta meningkatkan efisiensi operasi.

5. Gunakan software atau aplikasi untuk membantu perhitungan ritase

Di era digital ini, banyak software dan aplikasi yang dapat membantu Anda menghitung ritase dengan lebih efektif dan efisien. Mengapa hal ini dinilai penting? Karena software dapat mempertimbangkan berbagai faktor seperti volume barang, jarak tempuh, waktu muat dan bongkar, serta kapasitas kendaraan untuk menentukan jumlah ritase yang ideal.

Sebelum memilih software, pastikan Anda memilih software yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan memiliki fitur yang lengkap. Anda juga dapat mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli untuk mendapatkan rekomendasi software yang tepat.

Baca Juga: Simak! Ini 9 Rekomendasi Aplikasi Trucking Logistics Terbaik

banner logistik

Nah itulah pembahasan tentang cara menghitung biaya ritase dalam penyewaan truk logistik. Pada kesimpulannya, dengan mempertimbangkan semua faktor di atas, Anda dapat menghitung biaya ritase secara akurat dan memilih opsi penyewaan truk logistik yang paling hemat dan efisien.

Selain itu, platform MileApp menyediakan kemampuan pelacakan dan pemantauan real-time, memungkinkan bisnis untuk merespons dengan cepat terhadap perubahan atau gangguan dalam jadwal pengiriman.

Tingkat visibilitas dan kontrol ini membantu manajer logistik mengambil keputusan yang tepat dan menyesuaikan rute secara dinamis, lebih lanjut mengoptimalkan proses ritase. Anda tertarik? Isi formulir di bawah ini ya!