MileApp
Logistics

Tantangan-Tantangan dalam Supply Chain Pharmaceutical

Tantangan-Tantangan dalam Supply Chain Pharmaceutical

Di dunia logistik, berbagai macam tantangan adalah hal wajar yang perlu dihadapi untuk mencapai sebuah kesuksesan. Dalam dunia farmasi salah satunya, tantangan-tantangan dalam supply chain Pharmaceutical mencakup berbagai aspek mulai dari produksi hingga distribusi, dengan tujuan akhir menyediakan obat-obatan yang aman dan efektif bagi konsumen.

Lantas, Apa tantangan yang sering dihadapi dalam supply chain farmasi ini? dibawah ini MileApp akan membahasnya lengkap dengan cara mengatasinya:

1. Keamanan Produk

pria dalam Supply Chain Pharmaceutical
Ilustrasi pria membawa barang (Sumber:freepik.com)

Tantangan pertama yang Anda akan hadapi yaitu terkait keamanan produk yang perlu ditingkatkan. Dalam prosesnya, resiko pencurian, pemalsuan, dan kebocoran data semakin meningkat di zaman yang canggih seperti sekarang ini.

Maka dari itu, untuk mengatasi tantangan tersebut yaitu dengan memperkuat sistem pemantauan dan perlindungan, seperti teknologi blockchain untuk melacak produk dari produsen hingga konsumen, tidak lupa juga selain itu, pelatihan karyawan tentang protokol keamanan juga sangatlah penting. 

2. Pengangkutan dan Penyimpanan

Selanjutnya, tantangan yang penting untuk selalu dihadapi yaitu pengangkutan dan penyimpanan karena menyangkut pengiriman yang bisa merusak obat-obatan akibat suhu.  

Menggunakan teknologi canggih untuk memantau suhu secara otomatis dan infrastruktur penyimpanan yang aman menjadi solusi terbaiknya. Selain itu, kerjasama dengan perusahaan logistik juga krusial untuk pengiriman yang tepat waktu dan aman.

3. Manajemen Persediaan

__wf_reserved_inherit
Ilustrasi wanita memantau stok barang (sumber:freepik.com)

Manajemen persediaan menjadi tantangan berikutnya yang harus Anda hadapi dalam proses supply chain farmasi. hal yang perlu diperhatikan Faktor-faktor seperti regulasi ketat, kebutuhan akan stok yang stabil, dan kompleksitas distribusi adalah hal rumit manajemen persediaan.

Salah satu masalah utamanya adalah risiko kekurangan stok yang bisa berdampak fatal bagi pasien. Oleh karena itu, perusahaan farmasi harus menggabungkan strategi yang cermat dalam perencanaan persediaan dengan teknologi canggih untuk mengatasi tantangan ini.

Baca Juga: Mengoptimalkan Supply Chain Farmasi: Meningkatkan Efisiensi melalui Optimalisasi Rute

4. Regulasi dan Cepat

Alasan mengapa regulasi ketat dan cepat menjadi tantangan adalah karena regulasi ketat mengenai kualitas dan keamanan obat-obatan memerlukan dokumentasi yang komprehensif dan kepatuhan yang ketat, seringkali memperlambat proses.

Sementara itu, ketepatan waktu sangat penting dalam memenuhi permintaan konsumen yang fluktuatif dan menghindari kekurangan stok yang berpotensi berbahaya. Maka dari itu, Perusahaan farmasi perlu menemukan keseimbangan antara kepatuhan regulasi dan ketepatan waktu dalam rantai pasok mereka.

5. Teknologi dan Inovasi

__wf_reserved_inherit
Ilustrasi pekerja supply chain farmasi memonitor barang (Sumber:freepik.com)

Tantangan terakhir yang sering dihadapi di zaman sekarang dalam supply chain adalah menyangkut teknologi dan inovasi. berkembang pesatnya dunia teknologi saat ini membuat banyak perusahaan perlu memutar otak dalam menyesuaikan strateginya.

Perkembangan seperti blockchain, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan menjanjikan efisiensi yang tinggi, namun, mengimplementasikannya bukanlah perkara mudah. Selain itu, regulasi ketat dalam industri farmasi sangat ketat dalam menggunakan teknologi baru.

Baca Juga: Mengoptimalkan Operasi Lapangan Tim Sales Industri Pharmaceutical

Strategi Mengatasi Tantangan dalam Supply Chain Pharmaceutical

Meskipun terdapat beberapa solusi untuk menghadapi tantangan dalam supply chain diatas, Namun, secara umum berikut ini adalah strategi utama untuk mengatasi permasalahan yang sering ada dalam supply chain farmasi

1. Implementasi Sistem Pelacakan yang Terintegrasi terhadap masalah keamanan

Strategi utama yang penting untuk Anda lakukan yaitu dengan melakukan implementasi sistem pelacakan. lantas mengapa hal ini penting? karena strategi ini dapat Ini memungkinkan deteksi cepat terhadap masalah seperti kerusakan atau kehilangan barang.

Selain itu Dengan sistem ini, perusahaan dapat melacak pergerakan produk secara akurat dari produksi hingga konsumen akhir. Informasi tentang lokasi, kondisi penyimpanan, dan riwayat transportasi produk dapat diakses dengan mudah.

2. Penggunaan Teknologi Internet of Things (IoT)

__wf_reserved_inherit
Ilustrasi teknologi Internet of Things (IoT) (sumber:freepik.com)

Penggunaan Teknologi Internet of Things (IoT)adalah strategi jaman modern dimana strategi ini memungkinkan pemantauan real-time terhadap kondisi produk, seperti suhu dan kelembaban, selama transportasi dan penyimpanan. Ini membantu mencegah kerusakan dan penyalahgunaan obat.

Dengan menggunakan sensor IoT, perusahaan farmasi dapat melacak lokasi tepat produk dan mengidentifikasi potensi masalah dengan cepat. Integrasi IoT memperkuat transparansi dan efisiensi rantai pasokan, mengurangi risiko penyalahgunaan, dan meningkatkan keselamatan pasien. 

3. Analisis Data yang Mendalam

Strategi tepat dan penuh perhitungan yang penting adalah dengan melakukan analisis data yang mendalam.  Dengan menganalisis data dari berbagai sumber, seperti produksi, distribusi, dan permintaan pasar, perusahaan farmasi dapat mengidentifikasi pola dan tren yang mungkin terjadi dalam industri farmasi.

Melalui analisis data yang mendalam, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi rantai pasokan, mengurangi pemborosan, dan meminimalkan risiko penyalahgunaan atau kerusakan produk.

4. Kolaborasi Industri

Strategi terakhir yang bisa menjadi referensi Anda untuk diterapkan yaitu melakukan kolaborasi industri. Dengan bekerja sama antara produsen, distributor, dan pemangku kepentingan lainnya, keselarasan dan transparansi dalam rantai pasokan dapat ditingkatkan. Kolaborasi memungkinkan berbagi informasi, teknologi, dan praktik terbaik untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan.

Ini juga memfasilitasi koordinasi dalam menangani masalah seperti risiko pasokan dan permintaan pasar yang dinamis dengan bersatu, industri farmasi dapat menghadapi tantangan bersama, memperkuat rantai pasokan, dan menghasilkan solusi yang lebih inovatif demi kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Cold Chain Logistics: Pengertian dan Manfaat

Itulah pembahasan terkait tantangan-tantangan dalam supply chain pharmaceutical atau farmasi yang telah MileApp bahas untuk Anda, pada kesimpulannya Integrasi teknologi dan kolaborasi antara produsen, distributor, dan regulator diperlukan untuk mengatasi tantangan ini. Dalam menghadapi dinamika ini, industri farmasi harus beradaptasi dengan cepat demi memastikan pasokan obat yang andal dan aman bagi konsumen.

Dalam keseluruhan, implementasi cold chain yang efektif dalam industri farmasi berdampak positif pada kualitas produk, layanan pelanggan, dan keberhasilan operasional perusahaan farmasi. strategi diatas dapat berjalan lebih efektif, Anda juga dapat menerapkan pengoptimalan rute dalam pengantarannya. Anda bisa coba MileApp untuk Route Optimization Software dengan klik sign up ini.

Sumber:

abiresearch.com

xcelpros-com

Hubungi sales

Jadwalkan demo

Isi form di bawah dan tim kami akan segera menghubungi Anda.