Get in touch
By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Sortir Barang: Pengertian dan Pentingnya dalam Logistik

Sortir Barang: Pengertian dan Pentingnya dalam Logistik

Tanpa adanya sistem sortir barang dalam rantai pasokan, barang-barang yang diangkut dapat menjadi sulit untuk dielola dan mendistribusikan dengan tepat.  Sortir barang bukan sekadar tindakan memilah-milah atau mengelompokkan barang, melainkan sebuah sistem yang canggih untuk mengelola dan mengarahkan barang-barang sesuai dengan tujuan dan destinasi akhirnya. Untuk mengenal lebih dalam segala sesuatu dalam sortir barang, ulasan berikut bisa kamu simak!

Pengertian Sortir Barang

Ilustrasi sortir barang (pexels.com)

Dilansir dari SRSI, sortir barang adalah proses pengorganisasian produk sedemikian rupa sehingga mudah ditemukan dan diambil dalam gudang. Ketika barang diterima, barang tersebut harus disortir dan ditempatkan pada lokasi yang benar. Demikian pula ketika produk diambil untuk didistribusikan ke pelanggan, produk tersebut harus disortir dan ditempatkan dalam wadah yang sesuai dengan tujuannya.

Proses ini dalam rantai pasokan adalah bagian penting dari operasional gudang karena membantu memastikan produk yang tepat sampai ke pelanggan yang tepat. Setiap gudang memiliki metode penyortiran yang berbeda tergantung pada ukuran dan kebutuhannya. Misalnya, sebuah bisnis kecil mungkin hanya memerlukan satu orang untuk mengurutkan semua produk dalam urutan abjad berdasarkan nama. Di sisi lain, sebuah perusahaan besar mungkin memiliki beberapa orang yang berspesialisasi dalam berbagai jenis penyortiran, seperti makanan atau pakaian.

Baca juga: Stuffing: Pengertian dan Tahapan dalam Logistik

Pentingnya Sortir Barang dalam Logistik

Ilustrasi sortir barang (pexels.com)

Efisiensi penyortiran gudang sangat penting untuk protokol dan metrik pemenuhan pesanan. Selain itu, penyortiran yang tepat memastikan bahwa barang ditempatkan dengan benar, mudah diakses, dan dipilih secara akurat untuk pesanan pelanggan. Di sisi lain, adanya penyortiran juga efektif untuk mengurangi waktu pemrosesan pesanan, meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan

1. Pengurangan keterlambatan dan kecelakaan barang

Pemisahan dan pengelompokan yang efisien melalui sortir barang dapat mengurangi risiko keterlambatan pengiriman. Dengan mengetahui lokasi pasti setiap barang, pengaturan rute distribusi dapat dioptimalkan, meminimalkan kemungkinan keterlambatan. Selain itu, penanganan barang yang baik melalui sortir dapat mengurangi risiko kerusakan atau kecelakaan barang selama proses distribusi.

2. Menyesuaikan dengan tuntutan pasar yang dinamis

Dalam era logistik yang semakin dinamis, kemampuan untuk menyesuaikan bisnis dengan perubahan tuntutan pasar sangat krusial. Sortir barang yang efisien memungkinkan perusahaan logistik untuk lebih responsif terhadap perubahan dalam jumlah pesanan, preferensi pelanggan, atau perubahan lain dalam lingkungan pasar.

Bisnis yang memprioritaskan pengalaman penyortiran yang efisien akan meningkatkan pemenuhan pesanan secara keseluruhan dan mempertahankan keunggulan kompetitif dalam industri. 

Langkah-langkah Sortir Barang dalam Logistik

Ilustrasi sortir barang (pexels.com)

Proses penyortiran mencakup beberapa langkah proses pemenuhan. Dimulai dengan sistem barcode dan tata letak gudang yang jelas. Barcode memungkinkan staf gudang memperbarui sistem manajemen gudang atau Warehouse Management System (WMS) terkait lokasi produk dan status penerimaan atau pengirimannya. Untuk lebih lengkap, berikut langkah-langkah sortir barang, dilansir dari Evans Distribution System.

1. Penerimaan barang

Langkah pertama dalam sortir barang adalah penerimaan barang dari pemasok atau gudang penyimpanan. Pada tahap ini, setiap barang diperiksa untuk memastikan kualitas, kuantitas, dan keadaannya sesuai dengan catatan inventaris.

2. Identifikasi dan labeling

Setiap barang diidentifikasi secara unik menggunakan sistem label, seperti barcode atau RFID. Dalam proses identifikasi ini, membantu dalam pelacakan dan pencatatan setiap barang selama seluruh proses sortir dan distribusi.

3. Pengelompokan berdasarkan kriteria

Barang kemudian dikelompokkan berdasarkan kriteria tertentu, seperti destinasi akhir, tipe produk, atau tingkat urgensi. Pengelompokan ini menjadi dasar untuk memisahkan dan mengarahkan barang ke jalur distribusi yang sesuai.

4. Penataan barang untuk distribusi

Setelah sortir, barang-barang ditempatkan dalam wadah atau palet sesuai dengan tujuan distribusinya. Penataan yang efisien memastikan barang siap untuk dikirimkan dan mempercepat proses distribusi.

5. Pengiriman ke tujuan akhir

Langkah terakhir dalam proses sorting barang adalah pengiriman barang ke tujuan akhir, baik itu pusat distribusi, gerai pengecer, atau pelanggan langsung. Proses distribusi harus dijalankan dengan efisien untuk memastikan barang tiba tepat waktu dan dalam kondisi optimal.

Baca juga: Transporter Logistik: Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab

Penutup 

Dengan ulasan tersebut, dapat diketahui bahwa sortir barang bukan hanya menjadi tahap wajib dalam logistik, melainkan investasi strategis untuk kesuksesan bisnis logistik secara keseluruhan. Proses ini juga akan semakin mudah bila dibantu oleh MileApp sebagai platform yang mempermudah kinerja logistik dengan fiturnya yang lengkap, seperti task management dan route optimization. Yuk pakai MileApp sekarang agar bisnis Anda #GoExtraMile. Klik sign up di sini

Sumber:

  • Srsi.com
  • Traqo.io
  • evansdist.com
Jadwalkan demo sekarang
Dengan menekan tombol di bawah, Anda menyetujui kebijakan privasi kami.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.