MileApp
Logistics

Jenis Pergudangan Logistik dan Fungsinya

Jenis Pergudangan Logistik dan Fungsinya

Pergudangan logistik merupakan salah satu keberadaan yang sangat penting bagi pemilik bisnis untuk memperlancar kegiatan distribusi. Seperti yang kita tahu bahwa gudang merupakan tempat untuk menyimpan berbagai barang sebelum dijual atau didistribusikan.Namun tahukah kamu bahwa gudang ini ada banyak sekali jenisnya. Setiap gudang memiliki fungsinya masing-masing. Nah, pada artikel kali ini kami akan menjelaskan tentang jenis-jenis gudang beserta fungsi dan perbedaan antara tiap gudang.

pergudangan logistik

ilustrasi pergudangan logistik (Pinterest.com)

Pentingnya gudang dalam logistik

Gudang memiliki peran penting dalam aktivitas logistik dan transportasi karena menjadi tempat penyimpanan sementara barang atau produk sebelum didistribusikan ke tujuan akhir.Gudang memainkan peran penting dalam menjaga ketersediaan barang, mengatur aliran persediaan, dan memfasilitasi pengiriman yang efisien.

Fungsi gudang dalam logistik

Seperti yang sudah saya sebutkan bahwa gudang ini berperan penting dalam transportation dan logistics. Beberapa fungsi utama dari gudang dalam bidang logistik adalah sebagai berikut:

  • Penyimpanan
  • Penerimaan dan Pemeriksaan
  • Pengeluaran
  • Manajemen Persediaan

Peran gudang dalam rantai pasok

Gudang memiliki peran krusial dalam rantai pasok (supply chain) karena memengaruhi kelancaran aliran barang dari produsen ke konsumen. Beberapa peran gudang dalam rantai pasok meliputi:

  • Mengurangi lead time
  • Menyediakan cadangan persediaan
  • Fasilitasi penggabungan dan konsolidasi
  • Mendukung aktivitas distribusi

Baca juga: Tantangan dan Peluang dalam Reverse Logistics

Jenis-jenis gudang

pergudangan logistik

ilustrasi gambar salah satu bangunan pergudangan (Pinterest.com)Gudang adalah fasilitas yang digunakan untuk penyimpanan, pengelolaan, dan distribusi barang. Ada beberapa jenis gudang yang dapat digunakan oleh perusahaan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik bisnisnya. Berikut adalah beberapa jenis gudang yang umum ditemui:

  1. Gudang umum (Public Warehouse)Gudang umum adalah jenis gudang yang dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan logistik atau penyedia jasa logistik yang menyediakan layanan penyimpanan dan distribusi kepada berbagai perusahaan atau pelanggan.
  2. Gudang swasta (Private Warehouse)Gudang swasta adalah gudang yang dimiliki dan dioperasikan secara eksklusif oleh perusahaan tertentu untuk menyimpan dan mengelola persediaan mereka sendiri. Gudang ini dirancang sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan khusus perusahaan tersebut.
  3. Gudang terpusat (Centralized Warehouse)Gudang terpusat adalah jenis gudang di mana semua persediaan atau barang yang dimiliki oleh suatu perusahaan disimpan dalam satu lokasi pusat. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan untuk mengkonsolidasikan dan mengendalikan persediaan mereka secara efisien.
  4. Gudang terdesentralisasi (Decentralized Warehouse)Gudang terdesentralisasi melibatkan penggunaan beberapa gudang yang tersebar di berbagai lokasi geografis yang strategis. Pendekatan ini digunakan ketika perusahaan memiliki kebutuhan untuk mendekatkan persediaan mereka ke pelanggan atau pasar yang berbeda.
  5. Gudang terdistribusi (Distributed Warehouse)Gudang terdistribusi melibatkan penggunaan jaringan gudang yang lebih kecil dan terdistribusi di berbagai lokasi yang strategis. Setiap gudang dalam jaringan ini berfungsi sebagai pusat distribusi regional atau lokal.

Baca juga: Menerapkan Konsep Green Logistics dan Menghemat Biaya Pengiriman

Fungsi gudang dalam logistik

pergudangan logistik

ilustrasi pergudangan logistik (Pinterest.com)Gudang memiliki peran yang sangat penting dalam logistik. Berikut adalah beberapa fungsi gudang dalam logistik:

  1. Tempat penyimpanan dan pemeliharaan barangFungsi utama gudang dalam logistik adalah sebagai tempat penyimpanan sementara barang atau produk sebelum didistribusikan ke tujuan akhir. Gudang memberikan ruang yang aman dan terkontrol untuk menjaga barang tetap dalam kondisi yang baik selama penyimpanan.
  2. Tempat pengemasan barangGudang juga bisa berfungsi sebagai tempat pengemasan barang sebelum dikirim ke pelanggan atau tujuan akhir. Pada tahap ini, gudang menyediakan fasilitas dan peralatan untuk melakukan pengemasan yang sesuai.
  3. Tempat pengelompokan barangGudang bisa menjadi tempat untuk mengelompokkan barang berdasarkan jenis, tujuan, atau pesanan tertentu. Proses pengelompokan ini membantu dalam mempermudah manajemen inventaris, pengeluaran barang, dan memfasilitasi pengiriman yang efisien.
  4. Tempat pemenuhan pesanan (Order Fulfillment)Gudang memiliki peran penting dalam pemenuhan pesanan (order fulfillment). Gudang menyimpan persediaan yang diperlukan untuk memenuhi pesanan pelanggan. Ketika pesanan masuk, gudang bertanggung jawab untuk memilih barang yang sesuai.
  5. Tempat pengiriman barangGudang juga berfungsi sebagai titik pengiriman barang. Setelah pesanan diproses dan barang dikemas, gudang mengatur dan melaksanakan pengiriman barang ke lokasi tujuan akhir. Gudang bekerja sama dengan penyedia jasa logistik dan transportasi untuk mengatur proses pengiriman.

Baca juga: Penerapan Audit HSE di Industri Logistik

Perbedaan antara jenis-jenis gudang

ilustrasi pergudangan logistik

ilustrasi pergudangan di logistik (Pinterest.com)

  1. Struktur kepemilikanGudang umum dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan logistik yang menyediakan layanan kepada berbagai perusahaan atau pelanggan. Sedangkan gudang swasta dimiliki dan dioperasikan oleh satu perusahaan untuk keperluan penyimpanan dan distribusi persediaan mereka sendiri.
  2. Lokasi dan aksesibilitasGudang umum biasanya terletak di lokasi strategis yang mudah diakses oleh berbagai perusahaan dan pelanggan. Gudang swasta seringkali ditempatkan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi perusahaan yang memiliki gudang tersebut.Gudang terpusat terletak di satu lokasi pusat untuk memudahkan pengaturan dan distribusi persediaan. Gudang terdesentralisasi dan gudang terdistribusi tersebar di beberapa lokasi untuk mendekatkan persediaan ke pelanggan atau pasar yang berbeda.
  3. Skala dan kapasitas penyimpananGudang umum biasanya memiliki skala dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar karena melayani berbagai perusahaan atau pelanggan. Gudang swasta memiliki kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan dan persediaan perusahaan yang memiliki gudang tersebut.Gudang terpusat, terdesentralisasi, dan terdistribusi bisa bervariasi dalam skala dan kapasitas penyimpanan tergantung pada strategi dan kebutuhan logistics perusahaan manufacturing atau yang lain.
  4. Peralatan dan teknologi yang digunakanPergudangan logistic umum cenderung menggunakan peralatan dan teknologi yang diperlukan untuk melayani berbagai perusahaan dan pelanggan, seperti sistem manajemen persediaan otomatis, peralatan pengangkutan, dan sistem pemantauan inventaris.Gudang swasta memiliki fleksibilitas untuk menggunakan peralatan dan teknologi sesuai dengan kebutuhan perusahaan mereka.Gudang terpusat, terdesentralisasi, dan terdistribusi bisa menggunakan peralatan dan teknologi yang sesuai dengan skala operasional dan karakteristik produk yang disimpan dan didistribusikan.
  5. Biaya operasional dan manajemenBiaya operasional dan manajemen gudang umum umumnya lebih terjangkau karena dibagi oleh berbagai perusahaan atau pelanggan. Gudang swasta memiliki kontrol yang lebih besar atas biaya operasional dan manajemen sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang memiliki gudang tersebut.Sedangkan biaya operasional dan manajemen gudang terpusat, terdesentralisasi, dan terdistribusi bisa bervariasi tergantung pada lokasi, skala, dan infrastruktur yang terlibat.

Baca juga: Mengenal Manajemen Risiko HSE di Industri Logistik

Pertimbangan dalam memilih jenis gudang yang tepat

pergudangan logistik

ilustrasi salah satu kendaraan di pergudangan logistik (Pinterest.com)

  1. Jenis produk dan karakteristiknyaPertimbangkan jenis produk yang akan disimpan dalam gudang dan karakteristiknya. Beberapa produk mungkin memerlukan penyimpanan khusus seperti suhu terkontrol, kelembaban, atau keamanan yang tinggi. Pastikan gudang yang dipilih bisa memenuhi kebutuhan khusus ini.
  2. Tujuan dan kebutuhan bisnisPertimbangkan tujuan dan kebutuhan bisnis Anda. Apakah Anda memerlukan fleksibilitas dalam penyimpanan dan distribusi barang? Identifikasi tujuan dan kebutuhan bisnis Anda untuk memilih jenis gudang yang sesuai.
  3. Skala operasi dan volume produksiJika Anda memiliki volume produksi yang tinggi, mungkin lebih efisien untuk memiliki gudang sendiri, seperti gudang swasta atau gudang terpusat. Namun, jika volume produksi lebih rendah, gudang terdesentralisasi atau terdistribusi bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel.
  4. Biaya operasional dan manajemenPerhitungkan biaya operasional dan manajemen yang terkait dengan masing-masing jenis gudang. Gudang umum mungkin memiliki biaya yang lebih terjangkau karena dibagi dengan berbagai perusahaan atau pelanggan.
  5. Ketersediaan infrastruktur dan tenaga kerjaPeriksa ketersediaan infrastruktur dan tenaga kerja di area yang relevan. Jika Anda berencana untuk menggunakan gudang umum atau terpusat, pastikan ada infrastruktur transportation yang baik dan tenaga kerja yang terampil di sekitarnya.

Baca juga: Keuntungan Menggunakan Route Optimization untuk Operasi Logistik

Inovasi teknologi dalam pengelolaan gudang

pergudangan logistik

ilustrasi pergudangan logistik di industri mobil (Pinterest.com)

  1. Sistem otomatisasi dan robotikRobot dan peralatan otomatis membantu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi kesalahan manusia, dan mempercepat proses pengelolaan gudang.
  2. Penggunaan RFID (Radio Frequency Identification)Teknologi RFID memungkinkan identifikasi dan pelacakan barang secara akurat menggunakan sinyal radio. Dengan memasang tag RFID pada setiap barang, gudang bisa mengidentifikasi dan melacak barang dengan mudah, mengoptimalkan pengelolaan inventaris, dan mempercepat proses pengiriman.
  3. Penggunaan sistem pemantauan dan manajemen inventarisSistem pemantauan dan manajemen inventaris menggunakan teknologi seperti sensor, barcode, atau RFID untuk memantau dan mengelola stok barang secara real-time.
  4. Penggunaan sistem penjadwalan dan pemenuhan pesananSistem ini mengintegrasikan informasi tentang persediaan, permintaan, dan jadwal pengiriman untuk memastikan pesanan diproses dan dikirim dengan tepat waktu dan efisien.
  5. Penggunaan sistem transportasi dan pengiriman barangPenggunaan aplikasi mobile, pelacakan GPS, atau teknologi lainnya memungkinkan gudang untuk memastikan pengiriman tepat waktu dan efisien.

Baca juga: Masa Depan Industri Logistik dengan IoT: Tren dan PrediksiNah itulah tadi penjelasan tentang pergudangan logistik, mulai dari jenis-jenis gudang beserta fungsinya sampai dengan perbedaan antar tiap gudang. Kami juga memberikan beberapa inovasi teknologi dalam pengelolaan gudang.Sumber:

Hubungi sales

Jadwalkan demo

Isi form di bawah dan tim kami akan segera menghubungi Anda.