Get in touch
By clicking the button below, you're agreeing with our privacy policy.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form.

Image Recognition: Pengertian, Cara Kerja, dan Penerapannya

Image Recognition: Pengertian, Cara Kerja, dan Penerapannya

Salah satu teknologi yang menarik perhatian dalam sebuah otomatisasi pengiriman adalah image recognition adalah sistem pengenalan gambar. Image recognition bukanlah sebuah teknologi yang sangat baru, namun berkat kecerdasan buatan, teknologi ini telah memudahkan berbagai industri. Dalam e-commerce, kemampuan komputer untuk mengenali produk melalui gambar memudahkan kita dalam berbelanja online. Di lain sisi, di industri manufaktur, proses produksi menjadi lebih efisien berkat penggunaan image recognition untuk mengawasi kualitas produk secara otomatis. Namun, apa itu sebenarnya image recognation? Ulasan berikut dapat Anda pahami.

Apa Itu Image recognition?

[caption id="attachment_5042" align="aligncenter" width="700"]

image recognition

Ilustrasi image recognition (unsplash.com)[/caption]Image recognition adalah kemampuan komputer untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan objek, tempat, orang, teks, dan tindakan tertentu dalam gambar dan video digital. Teknologi ini cukup banyak digunakan di berbagai industri, mulai dari Industri manufaktur, kesehatan, retail, otomotif, pertanian dan pertanaman hingga untuk meningkatkan pelayanan pelanggan. Sebagai penerapan visi komputer, perangkat lunak image recognition bekerja dengan melibatkan penggunaan algoritma yang memungkinkan untuk menganalisis dan memproses konten visual dari gambar atau video dan membandingkannya dengan data yang dipelajari, sehingga memungkinkan perangkat lunak untuk secara otomatis “melihat” dan menafsirkan apa yang ada, seperti halnya manusia.Baca juga: Langkah-Langkah Proses Implementasi Real-Time Tracking

Cara Kerja Image Recognition

[caption id="attachment_2547" align="aligncenter" width="700"]

image recognition

Ilustrasi image recognition (unsplash.com)[/caption]Proses kerja image recognition melibatkan serangkaian tahapan yang kompleks untuk mengidentifikasi objek, bentuk, atau pola dalam gambar. Berikut adalah tahapan-tahapan utama dalam cara kerja image recognition:

  • Pendeteksian objek

Pada tahap pertama, algoritma akan mencoba mengidentifikasi lokasi objek di dalam gambar. Hal Ini dilakukan dengan mendeteksi berbagai fitur dan pola yang khas dari objek yang ingin dikenali, seperti tepi, sudut, atau bentuk tertentu. Dengan ini, objek akan dianalisis hingga menemukan bentuknya.

  • Ekstraksi fitur

Setelah objek terdeteksi, langkah selanjutnya adalah ekstraksi fitur. Algoritma akan mengidentifikasi fitur-fitur penting dari objek yang akan digunakan untuk membedakannya dari objek lain. Fitur-fitur ini bisa berupa garis, bentuk, warna, tekstur, atau atribut lain yang unik bagi objek tersebut.

  • Klasifikasi dan pengenalan

Setelah fitur-fitur diekstraksi, algoritma akan membandingkannya dengan data pelatihan yang telah disimpan sebelumnya. Proses ini dikenal sebagai klasifikasi, di mana sistem akan mencoba mengenali objek berdasarkan fitur-fitur yang telah diidentifikasi. Jika fitur-fitur tersebut cocok dengan data pelatihan, komputer dapat mengenali objek tersebut.

  • Proses akhir

Pada tahap terakhir, algoritma dilatih menggunakan data pelatihan yang berisi berbagai gambar dengan objek yang telah diidentifikasi. Algoritma akan memperoleh pemahaman tentang variasi fitur-fitur dalam gambar dan bagaimana fitur-fitur ini berkaitan dengan objek yang ingin dikenali. Setelah itu, gambar akan erdeteksi dengan jelas. Baca juga: Gamification: Pengertian dan Manfaatnya bagi Bisnis FMCG

Penerapan Image Recognition di Berbagai Industri

[caption id="attachment_5585" align="aligncenter" width="700"]

image recognition

Ilustrasi image recognition (unsplash.com)[/caption]Image recognition digunakan secara luas dalam berbagai industri dan bidang untuk dapat menghadirkan berbagai manfaat dan inovasi yang signifikan. Beberapa industri berikut menjadi contoh penerapan image recognition.

  • Industri manufaktur

Di dunia manufaktur, image recognition digunakan untuk mendeteksi cacat atau ketidaksesuaian pada produk dengan mengidentifikasi gambar yang tidak sesuai dengan standar. Ini membantu dalam memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas.

  • Kesehatan

Dalam bidang medis, image recognition digunakan dalam interpretasi gambar medis seperti MRI, CT scan, dan sinar-X. Teknologi ini membantu dokter dan radiolog dalam mendiagnosis penyakit, mendeteksi kelainan, serta mengidentifikasi masalah kesehatan secara lebih akurat.

  • Retail (e-commerce)

Dalam e-commerce, image recognition digunakan untuk meningkatkan pengalaman belanja online. Pengguna dapat memotret atau mengunggah gambar produk, dan aplikasi akan mengidentifikasi produk tersebut dan memberikan informasi terkait, seperti merek, model, dan harga.

  • Otomotif

Dalam dunia otomotif, image recognition berperan dalam mengidentifikasi objek di sekitar mobil, seperti pejalan kaki, kendaraan lain, dan rambu lalu lintas. Image recognation ini berada dalam dashcam atau rear camera. Hal ini membantu mobil untuk mengambil keputusan yang aman saat berkendara.

  • Keamanan

Teknologi image recognition digunakan dalam sistem pengawasan dan keamanan, sepert kamera pengawas yang dapat mengidentifikasi aktivitas mencurigakan, menganalisis perilaku individu, serta mengenali wajah untuk akses yang aman.

  • Pertanian

Dalam pertanian modern, image recognition digunakan untuk mengidentifikasi hama dan penyakit pada tanaman. Hal ini memungkinkan petani untuk mengambil tindakan cepat dan efektif dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman.

  • Pelayanan pelanggan

Dalam sektor layanan pelanggan, image recognition juga digunakan dalam sistem chatbot yang mampu mengenali gambar yang diunggah oleh pengguna. Ini membantu meningkatkan interaksi dan resolusi masalah secara lebih cepat.

  • Pendidikan

Dalam pendidikan image recognition juga turut digunakan untuk membuat aplikasi pembelajaran yang interaktif. Nantinya, aplikasi ini dapat mengenali gambar pada buku teks dan memberikan konten tambahan dalam bentuk multimedia, sehingga memudahkan anak-anak untuk bisa belajar.

  • Hiburan dan kesenian

Tak dapat dipungkiri, dalam dunia hiburan dan kesenian, image recognition juga digunakan dalam aplikasi yang dapat mengenali karya seni atau poster film. Ini digunakan untuk memberikan informasi terkait karya seni dan film tersebut.

  • Konservasi lingkungan

Terakhir, image recognition juga diterapkan atau digunakan dalam studi lingkungan untuk mengidentifikasi flora dan fauna, serta memantau perubahan lingkungan hingga membantu dalam pemantauan satwa liar. Baca juga: Tingkatkan Transparansi Pengiriman Last Mile dengan Image Recognition!

Penutup

Dalam kesimpulannya, teknologi image recognition memberikan potensi luar biasa dalam berbagai industri dengan kemampuannya untuk mengenali dan memahami dunia visual di sekitar kita. Dengan adopsi yang bijak, teknologi ini dapat membawa inovasi yang signifikan dalam proses bisnis dan layanan, serta membuka peluang baru dalam berbagai aspek kehidupan.Anda dapat menemukan teknologi ini di MileApp, field app yang dapat membantu mempermudah pekerjaan perusahaan Anda dengan fitur-fitur lengkap, seperti image recognition untuk meningkatkan pelayanan pelanggan. Coba MileApp sekarang agar #GoExtraMile, klik di sini untuk sign up. Sumber:

  • Mathworks.com
  • Builtin.com
  • Mygreatlearning.com